BANDAR LAMPUNG — Pemerintah Provinsi Lampung menggelar coffee morning bersama pimpinan dunia usaha di PT Nestlé Indonesia Panjang Factory, Kamis, 29 Januari 2026, sebagai upaya memperkuat sinergi dan membuka ruang dialog langsung untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.
Kegiatan yang memasuki episode ketiga ini dihadiri Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Wakil Gubernur Jihan Nurlela, pimpinan Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Perwakilan Lampung, serta jajaran kepala organisasi perangkat daerah terkait.
Sejumlah pimpinan perusahaan strategis yang beroperasi di Lampung juga turut hadir.
Baca Juga: Festival Lampung Kuliner 2026 Padukan Wisata Rasa dan Pelestarian Budaya, Hadirkan Kuda Kepang! Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menyampaikan apresiasi kepada dunia usaha yang dinilai berkontribusi nyata dalam mendorong pembangunan ekonomi Lampung, baik melalui investasi, kemitraan, maupun program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).
Ia menyebut kolaborasi yang terbangun sepanjang 2025 menjadi fondasi penting bagi percepatan pembangunan di masa mendatang.
"Ini adalah bentuk penghargaan kami kepada mitra-mitra usaha yang selama ini membantu pemerintah daerah menumbuhkan ekonomi Lampung, baik melalui program pemerintah maupun inisiatif langsung di masyarakat," ujar Mirza dalam paparannya.
Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Lampung hingga 2029 mengusung visi "Lampung Maju Menuju Indonesia Emas" dengan tiga fokus utama, yakni pertumbuhan ekonomi yang inklusif, penguatan sumber daya manusia yang unggul dan produktif, serta tata kelola pemerintahan yang efektif dan berintegritas.
Gubernur mengakui, selama ini ekosistem ekonomi Lampung masih berjalan secara terpisah antara sektor pertanian, industri, dan dunia usaha.
Kondisi tersebut dinilai membuat pertumbuhan ekonomi belum sepenuhnya inklusif dan belum memberikan nilai tambah optimal bagi masyarakat.
"Ketika ekosistem ekonomi dirajut dengan baik dan inklusif, dorongan pertumbuhan akan jauh lebih besar. Daerah yang mampu melakukan itu terbukti lebih cepat maju dan berdaya saing," kata Mirza.
Melalui forum coffee morning ini, Pemerintah Provinsi Lampung berharap tercipta keselarasan kebijakan dan kolaborasi konkret antara pemerintah dan pelaku usaha guna memperkuat struktur ekonomi daerah.*