TAPTENG – Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian bersama Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution dan Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu meninjau secara langsung Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Sipansihaporas di Kecamatan Sarudik, Sabtu (24/1/2026).
Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan pasokan listrik di wilayah terdampak banjir tetap stabil.
Banjir yang melanda Sumatera Utara beberapa waktu lalu membawa arus deras disertai kayu gelondongan dan lumpur, yang berpotensi mengganggu operasional infrastruktur ketenagalistrikan.
Baca Juga: Tiang Listrik Rubuh Diterjang Angin Kencang di Way Lunik, Tak Ada Korban Jiwa "Kita ada di PLTA Sipansihaporas. PLTA ini berfungsi sebagai back up untuk menambah tenaga PLN, terutama untuk Sumatera Utara," ujar Mendagri Tito Karnavian.
Menurut Tito, meski diterjang bencana, struktur PLTA Sipansihaporas tetap kokoh. Infrastruktur ini krusial karena jika jebol, kayu dan sedimentasi berpotensi merusak wilayah di dataran rendah, termasuk Tapteng dan Sibolga.
Tito menambahkan, koordinasi dengan pihak PLN memastikan debit air cukup untuk menghasilkan kapasitas listrik yang sama, sehingga PLTA tetap berfungsi sebagai cadangan pasokan.
Ia juga mengapresiasi kerja keras TNI dan pihak terkait yang sudah menangani lokasi terdampak, meski sisa kayu dan sedimen masih harus dibersihkan.
"Kita tetap memerlukan dukungan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia serta Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo untuk memastikan pasokan listrik aman dan masyarakat tidak terdampak lebih jauh," kata Tito.
Peninjauan ini sekaligus menegaskan komitmen pemerintah pusat dan daerah dalam penanganan pascabencana, khususnya menjaga ketersediaan listrik sebagai kebutuhan vital masyarakat dan industri di Sumatera Utara.*
(ad)