BANDA ACEH – Pemerintah Provinsi Lampung bekerja sama dengan Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Lampung menyerahkan bantuan kemanusiaan senilai Rp500 juta bagi korban banjir dan longsor di Aceh.
Penyerahan bantuan berlangsung secara simbolis di Gedung Kwarda Gerakan Pramuka Aceh, Banda Aceh, Jumat (23/1/2026).
Bantuan diserahkan oleh Wakil Gubernur Lampung sekaligus Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Lampung, Jihan Nurlela, dan diterima oleh Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir, SIP, MPA.
Baca Juga: BSI Salurkan 200 Paket Kitchen Kit untuk Warga Terdampak Bencana melalui PW Aisyiyah Aceh Dana sebesar Rp500 juta ini berasal dari dua sumber, yakni Rp250 juta dari Pemprov Lampung dan Rp250 juta dari donasi internal Kwarda Gerakan Pramuka Lampung.
"Penyerahan dana ini merupakan amanah masyarakat Lampung dan wujud kepedulian Gerakan Pramuka dalam merespons bencana yang menimpa saudara-saudara kita di Aceh," ujar Jihan.
Ia menambahkan, dana dari unsur Pramuka dikumpulkan melalui aksi Bumbung Kemanusiaan, yang melibatkan partisipasi aktif seluruh jajaran, mulai dari Kwartir Cabang hingga anggota Pramuka di tingkat akar rumput.
Sementara itu, Sekda Aceh, M. Nasir, menyampaikan apresiasi atas bantuan tersebut.
Menurutnya, dukungan ini sangat berarti di tengah upaya pemerintah daerah melakukan pemulihan pascabencana.
Nasir melaporkan, jumlah pengungsi menurun drastis dari semula sekitar satu juta jiwa menjadi 91 ribu jiwa yang tersebar di 988 titik pengungsian.
Di sektor kesehatan, pemerintah telah menyiagakan 530 pos kesehatan dan mengaktifkan kembali layanan rumah sakit yang sempat terdampak.
Fokus penanganan diarahkan pada penyakit kulit, ISPA, dan layanan kesehatan lainnya.
Pada sektor pendidikan, proses belajar mengajar sudah kembali berjalan sejak 5 Januari 2026, dengan dukungan relawan ASN membersihkan sekolah dari sisa material banjir, khususnya di Kabupaten Aceh Tamiang.