Komisi III DPR RI Segera Gelar Uji Kelayakan dan Kepatutan Capim dan Cadewas KPK

Redaksi - Jumat, 15 November 2024 10:31 WIB

JAKARTA –Komisi III DPR RI akan segera melaksanakan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) terhadap 10 calon pimpinan (Capim) dan 10 calon Dewan Pengawas (Cadewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang telah diajukan oleh Presiden Joko Widodo. Proses tersebut akan dimulai pada Senin (18/11/2024) dengan agenda pengambilan nomor urut dan pembuatan makalah. Uji kelayakan ini akan berlangsung selama empat hari, hingga Kamis (21/11/2024), dan akan diikuti oleh seluruh anggota Komisi III.

Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, dalam konferensi pers di Kompleks Parlemen, Jakarta, pada Jumat (15/11/2024) menyampaikan bahwa proses uji kelayakan dan kepatutan kali ini akan berbeda dari sebelumnya. Menurutnya, setiap calon pimpinan dan calon Dewan Pengawas KPK akan diberi waktu lebih panjang untuk memberikan paparan dan menghadapi sesi pendalaman.

“Senin pagi, pengambilan nomor urut, pembuatan makalah, Senin siangnya langsung pengin proper terhadap 10 Capim dulu, kemudian 10 Cadewas,” ujar Habiburokhman. “Proses ini akan berlangsung selama empat hari hingga Kamis 21 November,” tambahnya.

Habiburokhman, yang juga merupakan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, mengungkapkan bahwa setiap sesi uji kelayakan kali ini akan berlangsung lebih lama dari periode sebelumnya. Sesi pendalaman akan memakan waktu sekitar 90 menit per calon, lebih lama dibandingkan dengan uji kelayakan pimpinan lembaga negara lainnya, seperti hakim konstitusi yang hanya diberi waktu 1 jam.

“Ini sedikit berbeda dari periode sebelumnya, seperti fit and proper test untuk hakim atau hakim konstitusi yang rata-rata hanya 1 jam. Kali ini, setiap calon diberi waktu sekitar 90 menit,” kata Habiburokhman. “Bahkan kalau diperlukan, kami akan memperpanjang sesi hingga malam hari, jika masih memungkinkan,” tambahnya.

Selain itu, Habiburokhman juga menekankan bahwa pada proses uji kelayakan ini, anggota Komisi III akan memiliki keleluasaan lebih untuk melakukan pendalaman terhadap para calon, guna memastikan bahwa mereka memiliki integritas dan kapasitas yang dibutuhkan untuk memimpin KPK dalam memberantas korupsi.

Berikut adalah daftar nama 10 calon pimpinan KPK yang akan mengikuti fit and proper test:

Agus Joko PramonoAhmad Alamsyah SaragihDjoko PoerwantoFitroh RohcahyantoIbnu Basuki WidodoIda BudhiatiJohanis TanakMichael Rolandi Cesnanta BrataPoengky IndartiSetyo Budiyanto

Sementara itu, berikut adalah 10 nama calon Dewan Pengawas KPK yang juga akan diuji kelayakannya:

Benny Jozua MamotoChisca MirawatiElly FarianiGusrizalHamdi HassyarbainiHeru Kreshna RezaIskandar MzMirwaziSumpenoWisnu Baroto

Setelah proses fit and proper test selesai, hasil dari uji kelayakan dan kepatutan ini akan diserahkan kepada Presiden Joko Widodo untuk dipertimbangkan lebih lanjut, dan kemudian diteruskan ke dalam proses pengangkatan resmi.

Proses pemilihan pimpinan KPK yang transparan dan akuntabel diharapkan dapat memperkuat lembaga anti korupsi tersebut dalam menjalankan tugas pentingnya untuk memberantas tindak pidana korupsi di Indonesia.

(N/014)

Editor
:
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Pemerintahan

Kawal Proyek Peta Dasar Rp 4,7 Triliun BIG dari Bank Dunia, Kejagung Pasang Badan Mencegah Korupsi

Pemerintahan

Soal Gugatan Ijazah Gibran di MK, Rocky Gerung Minta DPR Siap-siap: Bakal Skandal Besar

Pemerintahan

Raih Penghargaan Pelopor Kebudayaan Medan, Rico Waas Geber Revitalisasi Taman Budaya dan Cagar Daerah

Pemerintahan

Sulap Jelantah dan Koin Sampah Jadi Bantuan Warga, Inovasi Medan Denai Dipuji Rico Waas

Pemerintahan

Medan Dikepung Kabut Asap Hingga ISPA Tembus 196 Ribu Kasus, Rico Waas Minta Warga Waspada

Pemerintahan

HUT ke-71 Lalu Lintas Bhayangkara, Ditlantas Polda Aceh Perkuat Komitmen Layanan Humanis dan Transparan