BATU BARA – Aksi demonstrasi yang digelar mahasiswa di depan Kantor Balai Desa Indrayaman, Kecamatan Talawi, Kabupaten Batu Bara, pada Senin (19/01/2026), menarik perhatian publik.
Kepala Desa (Kades) Indrayaman, Kholil, terlihat wajahnya pucat dan tangannya gemetaran saat menghadapi massa yang menggelar aksi tersebut.
Aksi yang juga dihadiri perangkat desa, warga masyarakat, dan personel keamanan Polsek Labuhan Ruku tersebut bertujuan menuntut transparansi pengelolaan Anggaran Dana Desa (ADD) serta penyampaian Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang diduga tidak disetorkan ke kas negara.
Baca Juga: Lapor Presiden!!Proyek Hotmix APBN 2025 Batu Bara Mulai Awal 2026 Dikerjakan,Ada Apa?! Pada alat peraga yang dibawa peserta demo, jelas tertera tulisan "Copot Kades Indrayaman".
Dalam pidatonya, perwakilan mahasiswa menyatakan bahwa Kades Kholil dinilai tidak terbuka terkait penggunaan anggaran desa dan diduga membiarkan adanya penyelewengan pajak oleh beberapa perangkat desa.
"Kami meminta transparansi dalam pengelolaan dana desa yang kami duga ada kegiatan fiktif," ucap perwakilan tersebut.
Warga sekitar juga menyuarakan keluhan dan mendukung aksi demo. Seorang warga berinisial MY mengungkapkan kekecewaannya terkait janji pembangunan yang dinilai hanya sebatas retorika.
"Aku capek melihat jalan yang kondisinya masih sama seperti masa kepemimpinan kades sebelumnya. Kades sekarang hanya memberikan janji manis untuk membangun jalan," katanya.
Kaum ibu di desa tersebut juga berharap aparat penegak hukum turut berperan dalam mengawasi pengelolaan anggaran desa.
"Kami sangat mendukung aksi ini dan berharap Pemerintah Kabupaten Batu Bara serta Kejaksaan dapat turun tangan agar uang negara tidak dipermainkan," tambah MY.
Menanggapi tuntutan tersebut, Kades Kholil menyatakan bahwa seluruh dana desa telah dikelola sesuai aturan dan telah melalui pemeriksaan oleh lembaga terkait.
"Seluruh dana desa sudah dikelola dengan baik dan diperiksa oleh Inspektorat. Saya berharap aksi ini tidak mengganggu administrasi, karena surat yang masuk terkesan belum akurat dan main-main," tegasnya kepada massa.