DELI SERDANG — Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Deli Serdang, Ny. Jelita Asri Ludin Tambunan, menegaskan pentingnya penguatan peran dasawisma sebagai lapisan terdekat dengan keluarga dan masyarakat dalam menjalankan 10 Program Pokok PKK.
Hal itu disampaikan Jelita Asri pada Pertemuan Bulanan TP PKK Deli Serdang yang digelar di Aula Cendana, Lantai II, Kantor Bupati Deli Serdang, Kamis, 15 Januari 2026.
Menurut dia, dasawisma tidak semestinya hanya diposisikan sebagai pemenuhan administrasi organisasi.
Baca Juga: Kini Berobat Lebih Mudah: Pemkab Deli Serdang Hadirkan PAS JEMPOL dan PAS PULA "Dasawisma harus benar-benar berfungsi sebagai ujung tombak pelaksanaan program PKK di lapangan, menyentuh langsung kebutuhan keluarga dan masyarakat," kata Jelita Asri.
Ia menyebut penguatan dasawisma menjadi kunci dalam mencapai target desa, antara lain melalui kedisiplinan pendataan dan pelaporan, kekompakan serta kerja sama antaranggota, pembinaan berkelanjutan dari TP PKK desa, serta dukungan pemerintah desa dan masyarakat.
"Jadikan dasawisma bukan sekadar kelompok administrasi, tetapi agen perubahan yang menghadirkan dampak nyata bagi kesejahteraan keluarga," ujarnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua I Bidang Pembinaan Karakter Keluarga TP PKK Deli Serdang, Ny. Asniar Lom Lom Suwondo.
Jelita Asri juga menjelaskan bahwa TP PKK Deli Serdang telah memulai Supervisi Pelaksanaan 10 Program Pokok PKK tingkat kabupaten sejak Senin, 12 Januari 2026.
Kecamatan Pancur Batu menjadi wilayah pertama yang disupervisi.
"Supervisi ini merupakan bentuk pembinaan bagi Tim Penggerak PKK, mulai dari tingkat kecamatan hingga desa, agar mampu memahami perubahan dan kebijakan baru hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas) X PKK, serta sejalan dengan Asta Cita PKK," katanya.
Ia menambahkan, pembinaan dilakukan secara berkelanjutan hingga ke tingkat desa melalui pengarahan dan pendampingan.
Dengan demikian, pelaksanaan program PKK diharapkan berjalan lebih optimal dan berkesinambungan.