MEDAN – Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Masinton Pasaribu, SH, MH, menghadiri Rapat Koordinasi Percepatan Rehabilitasi Pascabencana Sumatera Utara di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara.
Rapat ini dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri, M. Tito Karnavian, selaku Ketua Satgas Pemulihan Pascabencana.
Dalam rapat tersebut, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menyiapkan anggaran sebesar Rp 430 miliar untuk mempercepat pemulihan pascabencana banjir dan longsor di wilayah terdampak.
Baca Juga: Heroik! Sosok Sertu Alfikri, Babinsa Tolang Julu Selamatkan Ratusan Warga dari Banjir Bandang di Tengah Gelapnya Malam Anggaran ini dialokasikan ke lima bidang prioritas, yakni infrastruktur, komunikasi dan informatika, pendidikan, kesehatan, serta bantuan keuangan kepada pemerintah daerah.
Bidang infrastruktur mendapat alokasi terbesar, sekitar Rp 275 miliar, untuk perbaikan jalan, jembatan, tanggul, normalisasi sungai, sumber daya air, dan rehabilitasi rumah.
Sementara bidang pendidikan mendapatkan Rp 36,8 miliar, kesehatan Rp 6,9 miliar, komunikasi dan informatika Rp 1,68 miliar, dan bantuan keuangan kepada pemerintah daerah Rp 110 miliar.
Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, juga mengungkapkan rencana pembangunan 200 unit hunian tetap (huntap) dengan total anggaran Rp 1,2 miliar, menyesuaikan standar pemerintah pusat sebesar Rp 60 juta per unit.
"Kita tunggu datanya dari kabupaten/kota dan menyingkronkan dengan data BNPB. Jika huntap sudah tercover oleh BNPB, anggaran ini akan dialihkan untuk menambah nilai rumah yang dibangun BNPB," jelas Bobby Nasution.
Pemerintah pusat melalui BNPB juga menyiapkan 5.951 unit huntap di Sumut, perbaikan jalan dan jembatan, serta pengiriman bantuan logistik dan kebutuhan masyarakat terdampak.
Meski status bencana sudah dicabut, pemerintah menjamin dukungan penuh untuk pemulihan.
Setiap pengungsi akan tetap mendapatkan bantuan biaya hidup sebesar Rp 600 ribu per jiwa per bulan, hingga mereka menempati huntap atau rumah sementara.
Bupati Masinton Pasaribu menegaskan komitmen Kabupaten Tapteng untuk bekerja sama dengan Pemprov Sumut dan pemerintah pusat agar proses rehabilitasi berjalan cepat dan tepat sasaran.