KARO – Pemerintah Kabupaten Karo menegaskan komitmen strategis di sektor pertanian sekaligus kesehatan masyarakat pada apel gabungan yang digelar di Halaman Kantor Bupati Karo, Senin (12/1/2026).
Acara tersebut dibuka oleh Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., melalui perwakilan Sekretaris Daerah, Gelora Kurnia Putra Ginting, S.STP., MM.
Dalam amanatnya, Sekda Gelora Kurnia Putra menekankan bahwa tahun 2026 menjadi momentum evaluasi kinerja pemerintahan, sekaligus dorongan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan efektivitas program pembangunan.
Baca Juga: Stabilitas dan Pembangunan Labusel Diperkuat, Bupati Fery Bersilaturahmi dengan Dandim 0209 Evaluasi ini diharapkan menjadi dasar perbaikan yang menyeluruh dibandingkan capaian 2025.
Bebas Rabies, Prioritas Kesehatan dan KeselamatanSalah satu poin penting yang disampaikan adalah program Kabupaten Karo Bebas Rabies.
Masyarakat yang memiliki hewan peliharaan, seperti anjing dan kucing, diminta berkoordinasi dengan Dinas Pertanian setempat untuk pemberian vaksin rabies.
Program ini menjadi bentuk kepedulian pemerintah terhadap kesehatan masyarakat dan keselamatan lingkungan.
"Vaksinasi rabies bukan hanya menjaga hewan peliharaan, tetapi juga keselamatan seluruh warga Karo. Ini tanggung jawab bersama," ujar Sekda dalam amanatnya.
Pertanian Produktif, Kendalikan Hama Lalat BuahSelain itu, Sekda juga menekankan pentingnya pengendalian hama lalat buah, yang menjadi tantangan serius bagi produktivitas pertanian lokal.
Pemerintah daerah mendorong pengendalian dilakukan secara terpadu, melibatkan perangkat daerah, kelompok tani, dan partisipasi aktif masyarakat.
"Pertanian adalah sektor vital bagi Kabupaten Karo. Produktivitas dan kualitas hasil pertanian harus terus ditingkatkan melalui kerja sama lintas sektor dan keterlibatan masyarakat," tambahnya.
Apel gabungan ini sekaligus menjadi momentum penguatan disiplin ASN dan aparatur desa, serta menegaskan komitmen Pemkab Karo untuk meningkatkan kinerja, efektivitas program, dan kesejahteraan masyarakat pada 2026.*