MEDAN – Pembangunan UMKM Square Universitas Sumatera Utara (USU) yang digadang-gadang menjadi pusat pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah di Kota Medan, hingga kini masih terbengkalai.
Gedung yang terletak di Jalan Dr Mansur, Kecamatan Medan Baru, belum difungsikan secara optimal meski konstruksi fisiknya sudah selesai.
Wakil Wali Kota Medan, Zakiyuddin Harahap, meninjau langsung lokasi pada Senin (12/1/2026).
Baca Juga: Pasar Medan Dipenuhi Cabai Murah, Harga Cabai Merah Hanya Rp 24–35 Ribu Ia menekankan pentingnya segera merampungkan pengelolaan dan operasional gedung agar tidak mengalami kerusakan lebih lanjut.
"Bangunannya sudah layak dan bagus, tapi kalau dibiarkan kosong terlalu lama tentu akan rusak. Ini yang kita sayangkan. Kita akan merapatkan pola kerja sama antara USU dan Pemko Medan agar gedung bisa segera dimanfaatkan," kata Zakiyuddin.
Dampak terbengkalainya gedung mulai terlihat.
Sejumlah plafon mulai lepas, dan material masih berserakan di beberapa sudut.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan Kota Medan, Citra Effendi Capah, menambahkan, proses administrasi serah terima dari Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Cipta Karya, dan Tata Ruang (Perkim) Kota Medan kepada USU belum tuntas.
"Kendala utama saat ini adalah belum adanya serah terima resmi dari Pemko Medan ke pihak universitas," ujar Citra.
Zakiyuddin menegaskan, pemanfaatan UMKM Square USU harus selaras dengan strategi Pemko Medan dalam mendorong ekonomi kreatif dan penguatan UMKM.
Pola hibah, manajemen operasional, serta penunjukan pengelola yang bertanggung jawab akan segera diputuskan agar gedung dapat segera menjadi ruang produktif.
Dengan pengelolaan yang jelas, gedung ini diharapkan tidak hanya menjadi pusat kolaborasi antara pemerintah dan akademisi, tetapi juga dapat memberdayakan masyarakat dan pelaku UMKM di Medan secara nyata.*