BINJAI — Pemerintah Kota Binjai berharap Kementerian Keuangan mengembalikan dana transfer pusat untuk mendukung pemulihan pascabencana banjir yang melanda wilayah itu beberapa waktu lalu.
Permintaan itu disampaikan Wakil Wali Kota Binjai, Hasanul Jihadi, sebagai bagian dari langkah strategis pemerintah daerah untuk mempercepat pemulihan menyeluruh.
"Pasca banjir, yang tersisa bukan hanya genangan yang surut, tetapi juga kebutuhan besar untuk segera membenahi dampak yang ditinggalkan. Atas arahan Bapak Wali Kota Binjai, kami berharap Kementerian Keuangan agar dana transfer pusat dapat dikembalikan, sehingga Pemerintah Kota Binjai memiliki ruang fiskal yang memadai untuk melakukan pemulihan secara menyeluruh," ujar Hasanul Jihadi.
Baca Juga: Rupiah Tertekan Defisit APBN 2025, Dibuka Melemah ke Rp16.840/USD Menurut Hasanul, dukungan fiskal sangat penting agar fungsi dasar kota kembali berjalan optimal, termasuk pemulihan infrastruktur, pelayanan publik, dan aktivitas sosial-ekonomi masyarakat.
"Pemulihan ini penting agar aktivitas masyarakat dapat kembali normal, sekaligus memperkuat daya dukung dan kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi kondisi darurat di masa mendatang," tambahnya.
Pemerintah Kota Binjai berharap pengembalian dana transfer pusat ini dapat menjadi solusi konkret, sehingga manfaatnya langsung dirasakan masyarakat terdampak.*
(dh)