BANDA ACEH – Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah bersama seluruh bupati dan wali kota se-Aceh mengikuti rapat koordinasi dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian.
Pertemuan digelar untuk membahas langkah-langkah penanganan dan pemulihan pascabencana di wilayah Aceh.
Rapat berlangsung di Gedung Serbaguna Kantor Gubernur Aceh, Sabtu (10/1/2026).
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Aceh Hari Ini, Senin 12 Januari 2026: Sebagian Besar Wilayah Berawan Selain kepala daerah, rapat juga dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), jajaran Kementerian Dalam Negeri, Sekretaris Daerah Aceh, serta para Kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA).
Dalam kesempatan itu, seluruh kepala daerah mendengarkan arahan Mendagri sekaligus berdialog terkait kendala di lapangan.
Tito menegaskan pentingnya data rinci terkait dampak bencana di masing-masing daerah.
"Datanya harus spesifik sampai alamat detail. Mulai dari fasilitas kesehatan, lembaga pendidikan, jalan, pasar, rumah ibadah, sarana air bersih, listrik, hingga jaringan internet," ujar Tito.
Ia menambahkan, seluruh data tersebut harus diserahkan ke Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan (Dirjen Bina Adwil) Kemendagri.
Nantinya, data ini akan dibawa ke rapat tingkat pusat bersama para menteri dan pimpinan lembaga terkait untuk pembagian tugas penanganan bencana.
Mendagri juga menekankan bahwa penanganan kerusakan ringan dapat dilakukan langsung oleh pemerintah daerah.
Khusus Aceh, pengembalian anggaran Transfer ke Daerah (TKD) yang sebelumnya dipangkas akan dikembalikan seperti semula.