GAYO LUES – Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, meninjau kondisi jalan dan jembatan di jalur lintas Aceh Barat Daya (Abdya) – Gayo Lues – Aceh Tenggara, Jumat (2/1/2026).
Kunjungan ini bertujuan memastikan percepatan penanganan pascabencana banjir dan tanah longsor yang sempat melumpuhkan akses transportasi di wilayah tersebut.
Rombongan peninjau, yang didampingi Asisten I Bidang Pemerintahan Aceh, Drs. Syakir, dan anggota DPR Aceh Yahdi Hasan, menilai kerusakan fisik sekaligus melakukan koordinasi strategis terkait rencana rehabilitasi jangka panjang.
Baca Juga: Sekolah di Aceh Mulai PBM Semester Genap 5 Januari 2026, Meski 78 Unit Rusak Berat Akibat Bencana Dalam keterangan persnya, Sekda Aceh menekankan pentingnya dokumen Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) sebagai dasar pengajuan anggaran ke pemerintah pusat.
"Dokumen R3P adalah instrumen strategis untuk mengajukan anggaran penanganan ke pemerintah pusat. Saya meminta seluruh kerusakan, mulai dari rumah warga, infrastruktur, hingga aset desa, terdata secara akurat," ujar M. Nasir.
Sekda menargetkan dokumen R3P selesai dan diserahkan kepada BNPB serta kementerian terkait paling lambat 20 Januari 2026.
Selain peninjauan, M. Nasir menyerahkan bantuan logistik dan satu unit perangkat internet satelit Starlink untuk mendukung kelancaran komunikasi di daerah terdampak.
Bantuan diterima secara simbolis oleh Bupati Gayo Lues, Suhaidi, di Pendopo Bupati Gayo Lues.
"Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat sekaligus mempercepat koordinasi petugas di lapangan dalam masa pemulihan hidrometeorologi ini," tambah Sekda.
Pemulihan akses transportasi dan komunikasi diharapkan menjadi prioritas utama Pemerintah Aceh, agar kegiatan ekonomi, pendidikan, dan pelayanan publik di wilayah terdampak dapat kembali berjalan normal.*