MEDAN — Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menekankan pentingnya percepatan dan ketepatan kerja bagi empat pejabat baru eselon II di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumut, khususnya dalam penanganan pascabencana hidrometeorologi yang terjadi akhir November 2025.
"Saya minta bekerja cepat dan tepat karena kita perlu percepatan, terutama pemulihan pascabencana," ujar Bobby Nasution usai melantik pejabat pimpinan tinggi pratama di Kantor Gubernur Sumut, Jumat, 2 Januari 2026.
Keempat pejabat yang dilantik adalah:- Rahmat Hidayat Siregar, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim)- Nurbaiti Harahap, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP)- Illyan Chandra, Kepala Dinas Sosial- Sri Suraiani Purnamawati, Direktur UPTD Khusus RS Jiwa Prof. Dr. M. Ildrem
Baca Juga: Pimpin Apel Perdana 2026, Bupati Karo Tekankan Disiplin dan Soliditas ASN Bobby Nasution menekankan peran strategis masing-masing pejabat dalam pemulihan pascabencana. Dinas Perkim ditugaskan mempercepat pembangunan hunian tetap (huntap) bagi korban banjir dan longsor.
Kementerian PKP RI sebelumnya telah memulai pembangunan huntap di empat kabupaten/kota di Sumut, termasuk di Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan, dan Sibolga.
Sementara itu, DPMPTSP diharapkan mengatasi dampak ekonomi pascabencana, Dinas Sosial berkolaborasi dengan Kementerian Sosial membantu korban, dan RS Jiwa memulihkan kondisi mental masyarakat terdampak.
Gubernur juga mengingatkan seluruh ASN untuk memahami makna tagline "Kolaborasi Sumut Berkah menuju Sumatera Utara yang Unggul, Maju, dan Berkelanjutan", bukan sekadar bekerja bersama, tetapi memastikan hasil kolaborasi maksimal dirasakan masyarakat.
"Tahun 2026 banyak PR yang harus kita selesaikan, termasuk penyelesaian pascabencana. Maknai kolaborasi itu dengan kecepatan dan ketepatan," tambah Bobby Nasution.*
(vo/ad)