BANDA ACEH – Pemerintah Aceh kembali menugaskan 4.000 Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai relawan tahap II untuk mempercepat pemulihan daerah terdampak bencana, kata juru bicara Pemerintah Aceh, Muhammad MTA, kepada wartawan, Jumat (2/1/2026).
Keberangkatan relawan tahap II yang dilaksanakan pada Jumat, 1 Januari 2026, dilakukan secara mandiri oleh masing-masing Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) tanpa pelepasan secara komunal.
Menurut Muhammad, fokus penugasan kali ini adalah pembersihan sekolah-sekolah mulai dari SD/MIN hingga SMA/SMK, terutama di Kabupaten Aceh Tamiang yang menjadi konsentrasi terbesar.
Baca Juga: Bulog: 70 Ribu Hektare Sawah Rusak di Sumatra Siap Beroperasi Kembali dalam 3 Bulan "Relawan ASN akan bertugas langsung di lapangan, bergabung dengan relawan lain dari BNPB, TNI, Polri, dan masyarakat umum. Semua fasilitas, mulai dari dapur umum hingga peralatan kerja, disediakan oleh SKPA secara mandiri," ujar Muhammad.
Dia menambahkan, penugasan relawan ASN tidak berhenti di tahap II, tetapi akan dilakukan secara bertahap dan simultan, memastikan pemulihan berlangsung cepat dan berkesinambungan.
Pemerintah Aceh menegaskan bahwa seluruh langkah pemulihan strategis berada di bawah supervisi ketat pemerintah pusat, dengan harapan menciptakan proses rehabilitasi yang efektif dan terkoordinasi.
Gubernur Aceh, Mualim, menyerukan agar seluruh pihak bersatu padu menjaga persatuan dan kesatuan demi Aceh yang lebih baik pasca bencana.
Langkah pemerintah Aceh ini dinilai sebagai upaya pemulihan sosial dan infrastruktur yang cepat, sekaligus mendukung kesejahteraan masyarakat terdampak.*
(ad)