ACEH TAMIANG – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, bertolak ke Aceh Tamiang pada Kamis pagi (1/1/2025), meninjau pembangunan hunian tetap (huntap) bagi korban bencana, sekaligus menggelar rapat koordinasi terbatas terkait penanganan pasca bencana di Sumatera.
Presiden berangkat dari PTPN Batangtoru, Tapanuli Selatan, menuju Lanud Soewondo Medan, sebelum melanjutkan penerbangan ke Aceh Tamiang.
Baca Juga: Awal 2026, Polda Sumut Bekuk Kurir Narkoba Bawa 5 Kg Sabu dari Aceh ke Riau Setibanya di lokasi, Presiden disambut Gubernur Aceh Muzakir Manaf, Kepala BPI Danantara Rosan Roeslani, dan Kepala BP BUMN Dony Oskaria.
Prabowo meninjau sejumlah huntap yang telah rampung dibangun oleh BPI Danantara.
Kehadiran Presiden juga menjadi momentum untuk menyoroti percepatan pembangunan hunian korban bencana di wilayah Aceh Tamiang dan Sumatera Utara.
Dalam rapat koordinasi terbatas yang turut dihadiri Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Presiden melalui Mendagri mengapresiasi kesigapan Gubernur Sumut Bobby Nasution dalam menangani pasca bencana, terutama dalam percepatan pembangunan huntap bagi warga yang kehilangan tempat tinggal.
"Sumut juga sudah cepat (pembangunan huntap) karena datanya sudah masuk dari Bupati. Kalau bisa Aceh, datanya lebih cepat lagi masuk, karena nanti masyarakat menganggap lambat padahal datanya belum masuk," ujar Mendagri Tito.
Setelah meninjau Aceh Tamiang, Presiden Prabowo kembali ke Lanud Soewondo Medan sebelum melanjutkan perjalanan ke Jakarta.
Di Lanud Soewondo, Presiden tampak didampingi sejumlah pejabat, antara lain Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Menhan Sjafrie Sjamsoeddin, Menlu Sugiono, Mensesneg Prasetyo Hadi, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Angga Raka Prabowo, serta Seskab Teddy Indra Wijaya.
Presiden juga disambut Pangdam Bukit Barisan Mayjen TNI Hendy Antariksa, Kapolda Sumatera Utara Irjen Whisnu Hermawan, serta Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution.
Dalam pertemuan singkat di bandara, Prabowo tampak menepuk pundak Bobby Nasution, yang membalas dengan menundukkan kepala dan menyalami Presiden.