DENPASAR — Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali sekaligus Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, memimpin Rapat Evaluasi Kegiatan Triwulan IV Tahun 2025 serta membahas Rencana Kerja Triwulan I Tahun 2026 PKK dan Posyandu Provinsi Bali.
Rapat digelar di Ruang Rapat Gedung Gajah, Jayasabha, Senin, 29 Desember 2025.
Dalam rapat tersebut, setiap bidang memaparkan laporan realisasi kegiatan dan anggaran, baik dari Tim Penggerak PKK maupun Tim Pembina Posyandu.
Baca Juga: TPA Suwung Ditutup Maret 2026, Pemerintah Siapkan Skema Transisi Sampah Bali Program strategis yang dibahas mencakup aksi sosial kemasyarakatan, sosialisasi pengelolaan sampah berbasis sumber, pemberdayaan keluarga, serta penguatan peran Posyandu dalam mendukung pelayanan dasar masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.
Ny. Putri Koster menekankan pentingnya konsistensi, sinergi, dan keberlanjutan dalam pelaksanaan program.
Ia mengingatkan agar kegiatan PKK dan Posyandu tidak hanya bersifat seremonial, tetapi benar-benar berdampak langsung kepada masyarakat.
"Program yang dijalankan harus terukur, tepat sasaran, dan berkelanjutan. Koordinasi lintas sektor perlu diperkuat agar PKK dan Posyandu menjadi garda terdepan dalam pemberdayaan keluarga dan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat," tegas Ny. Putri Koster.
Ia menambahkan bahwa seluruh program harus selaras dengan prioritas pembangunan daerah dan menjawab kebutuhan riil masyarakat di akar rumput.
Rapat evaluasi ini menjadi langkah awal agar pelaksanaan program PKK dan Posyandu pada Triwulan I Tahun 2026 berjalan lebih terarah, efektif, dan berdampak luas, mendukung terciptanya keluarga yang berdaya, sehat, dan sejahtera di seluruh Bali.*
(ad)