MEDAN – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mempercepat realisasi pembangunan hunian tetap (huntap) bagi korban banjir dan longsor.
Upaya ini dilakukan agar masyarakat terdampak bencana segera memperoleh tempat tinggal permanen.
Langkah percepatan yang dilakukan mencakup pendataan dan verifikasi rumah rusak ringan, sedang, berat, hingga hilang.
Baca Juga: Aceh Perpanjang Status Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi hingga 8 Januari 2026 "Secara keseluruhan, unit rumah masyarakat yang rusak ada 30.875 rumah. Sekarang datanya by name by address, masuk tahap verifikasi. Kami menargetkan akhir 2025 proses verifikasi selesai," kata Bobby Nasution saat memimpin rapat secara daring di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur, Jalan Sudirman, Medan, Kamis (25/12/2025).
Selain pendataan, Gubernur Bobby Nasution juga mempercepat penyediaan lahan untuk pembangunan huntap yang dilakukan secara kolaboratif antara pemerintah, Menteri PKP Maruarar Sirait, dan Yayasan Buddha Tzu Chi. Pemerintah daerah dari provinsi hingga kabupaten/kota menyiapkan lahan yang dibutuhkan.
Beberapa pembangunan hunian tetap telah dimulai, antara lain 200 unit di Sibolga, 118 di Tapanuli Tengah, 103 di Tapanuli Utara, dan 227 di Tapanuli Selatan.
Dari total kuota sekitar 1.000-an unit, masih terdapat sisa kuota yang sedang dipersiapkan lahannya.
Gubernur pun meminta pemerintah kabupaten/kota agar mengajukan lahan milik Pemprov Sumut yang bisa digunakan untuk pembangunan huntap.
Menteri PKP Maruarar Sirait menyampaikan apresiasi atas koordinasi yang dilakukan Gubernur Bobby Nasution. Ia meminta agar pembangunan huntap dikawal hingga selesai.
"Saya senang sekali karena Gubernur bisa mengkoordinasikan dengan baik. Tolong dikawal ya Pak Gubernur. Contohnya di Tapanuli Utara, saya sudah kunci selesai 21 Maret 2026. Semua kolaborasi, tanah Pemda, provinsi turun tangan langsung bagus, bupati juga bagus mengawasi," ujar Maruarar.
Rapat ini juga dihadiri Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Wakil Gubernur Sumut Surya, serta Pj Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Sulaiman Harahap.
Dengan percepatan ini, pemerintah menargetkan masyarakat terdampak bencana di Sumut dapat segera menempati hunian tetap, mempercepat pemulihan pasca-bencana, dan meningkatkan kualitas hidup warga terdampak.*