MEDAN – Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan bahwa pelayanan kesehatan dan pemulihan dokumen kepemilikan warga terdampak banjir menjadi prioritas utama pemerintah kota.
Hal ini disampaikannya saat mengunjungi Warkop Jurnalis di Jalan KH Agus Salim, Kecamatan Medan Polonia, Senin, 8 Desember 2025.
Rico Waas menjelaskan bahwa pihaknya telah mendata sejumlah penyakit yang muncul pasca-banjir, antara lain penyakit kulit, diare, pusing, hingga shock.
Baca Juga: Ekonomi Sumut Tumbuh 4,55 Persen, Wagub Surya Sebut Hilirisasi Jadi Kunci Masa Depan Pemerintah Kota Medan akan memastikan seluruh rumah sakit siap menangani pasien, termasuk mereka yang memiliki luka operasi yang sempat terendam air dan perlu perawatan ulang.
"Mengenai kesehatan masyarakat yang terdampak banjir telah kita data beberapa penyakit seperti penyakit kulit, diare, pusing, shock," ujarnya.
Selain kesehatan, Wali Kota juga menekankan pentingnya pemulihan dokumen kependudukan warga.
Dokumen-dokumen seperti KK, KTP, Kartu Identitas Anak (KIA), dan dokumen penting lainnya yang rusak atau hilang akibat banjir akan diproses prioritas agar masyarakat dapat kembali mengakses layanan publik dengan lancar.
"Dokumen-dokumen masyarakat yang terendam banjir, kami akan bantu secara seluruhnya. Semua harus diprioritaskan untuk bisa dipulihkan," katanya.
Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah kota dalam meminimalisasi dampak sosial dan administratif dari bencana banjir, sekaligus menjaga kelangsungan pelayanan publik.*
(mi/ad)