MEDAN – Pemerintah Kota Medan menempatkan pembangunan infrastruktur sebagai salah satu prioritas utama pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Medan 2026.
Wali Kota Medan, Rico Waas, menegaskan sejumlah program strategis yang akan dijalankan pada tahun anggaran mendatang, termasuk peningkatan pelayanan kesehatan, pendidikan, dan pelayanan publik.
"Harapannya semua program bisa dijalankan dengan baik, termasuk pelayanan publik, kesehatan, dan infrastruktur jalan. Ini menjadi salah satu prioritas kita," ujar Rico Waas usai pengesahan APBD Kota Medan 2026 di gedung DPRD Medan, Rabu (26/11).
Baca Juga: Bali, NTB, dan NTT Sepakati MoU Kerjasama Regional, Fokus pada Pariwisata, Transportasi, dan Energi Terbarukan Selain fokus pada pembangunan infrastruktur, Pemkot Medan juga menyiapkan program untuk menarik investor agar menanamkan modal di kota ini, sekaligus mendorong roda ekonomi berjalan lebih baik.
Dalam sambutannya, Wali Kota menyebut tiga poin penting yang menjadi fokus pembangunan: memperkuat tata kelola pemerintahan, pembangunan infrastruktur dasar, dan peningkatan partisipasi masyarakat.
Program prioritas lain mencakup peningkatan pelayanan kesehatan di seluruh puskesmas, pengelolaan air minum dan limbah domestik, penataan bangunan kota agar aman dan nyaman, penyediaan hunian layak bagi masyarakat, serta memastikan ketertiban, ketentraman, dan layanan pemadaman atau evakuasi bencana berjalan maksimal.
Anggaran APBD Kota Medan 2026 disahkan sebesar Rp 6,79 triliun dengan belanja daerah sebesar Rp 6,9 triliun.
Dengan skema ini, Pemkot Medan berharap dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus menciptakan iklim investasi yang kondusif untuk pertumbuhan ekonomi kota.*
(d/ad)