JAKARTA– Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR, Said Abdullah, menanggapi rencana pembangunan proyek kereta cepat yang akan diperpanjang hingga Banyuwangi, Jawa Timur.
Said Abdullah mengungkapkan bahwa rencana pembangunan kereta cepat dari Jakarta hingga Surabaya sudah pernah disampaikan pada 2017.
Menurutnya, Banggar DPR kala itu memang mengusulkan agar jalur kereta cepat dilaksanakan hingga Surabaya, karena dampaknya lebih signifikan dibandingkan hanya berhenti di Bandung.
Baca Juga: Prabowo: Tak Usah Ribut Soal Whoosh, Saya yang Tanggung Jawab! "Rekomendasi kereta cepat Jakarta–Surabaya dari Banggar tetap ada sejak 2017. Dan mungkin itu yang lebih visibel dibandingkan hanya berhenti di Bandung," ujar Said Abdullah.
Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa proyek kereta cepat akan diperpanjang hingga Banyuwangi.
Menurutnya, jika pada awalnya proyek ini direncanakan sampai Surabaya, kini perlu diperluas hingga kota ujung timur Pulau Jawa.
"Surabaya itu zaman dulu, sekarang saya minta sampai Banyuwangi," kata Presiden Prabowo saat meresmikan Stasiun Tanah Abang Baru di Jakarta, Selasa (4/11/2025).
Rencana perpanjangan ini diharapkan dapat memperkuat konektivitas antarwilayah di Pulau Jawa, menurunkan biaya logistik, dan meningkatkan efisiensi transportasi di Jawa Timur serta wilayah timur Pulau Jawa.*
(mt/M/006)