JAWA TENGAH – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali disosialisasikan di Kabupaten Blora sebagai bagian dari upaya memperluas penerima manfaat dan memperkuat pemahaman masyarakat akan pentingnya gizi seimbang bagi tumbuh kembang anak.
Kegiatan sosialisasi yang berlangsung di Kantor Kelurahan Kunduran, Rabu (22/10/2025),
ini dihadiri oleh Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto, perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN), unsur pemerintah daerah, serta tenaga kesehatan setempat.
Baca Juga: 134 Siswa Keracunan, Sumut Perkuat Pengawasan MBG Dalam sambutannya, Edy Wuryanto menegaskan bahwa program MBG merupakan langkah strategis pemerintah untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) sejak usia dini.
Menurutnya, program ini tidak hanya menyasar peserta didik di sekolah, tetapi juga mencakup ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, dalam rangka menekan angka stunting dan meningkatkan kesehatan keluarga Indonesia.
"Pemenuhan gizi sejak dini adalah fondasi untuk membangun generasi Indonesia yang sehat dan unggul. Kita harus memastikan setiap anak, tanpa terkecuali, mendapatkan akses terhadap makanan bergizi dan lingkungan yang sehat," ujar Edy Wuryanto.
Sementara itu, Direktur Promosi dan Edukasi Gizi BGN, Gunalan, menjelaskan bahwa MBG tidak hanya berorientasi pada pemberian makanan bergizi, tetapi juga menjadi bagian dari strategi nasional memperkuat ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi lokal.
"MBG adalah program gizi berbasis rakyat, dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk kesejahteraan rakyat. Melalui program ini, kita tidak hanya memberi makan, tetapi juga menggerakkan ekonomi lokal lewat keterlibatan petani dan pelaku UMKM," jelas Gunalan.
Dari sisi pelaksanaan di lapangan, Kepala Puskesmas Kunduran, Catur Hendro Y, menekankan pentingnya pengawasan mutu makanan dan edukasi gizi bagi masyarakat.
Ia menilai, keberhasilan program MBG ditentukan oleh konsistensi dalam menjaga standar higienitas serta partisipasi aktif dari berbagai pihak.
"Program MBG tidak hanya tentang memberi makan, tetapi juga membangun kesadaran gizi dan kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat," ujarnya.
Program Makan Bergizi Gratis diharapkan mampu memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, daerah, tenaga kesehatan, dan masyarakat, dalam upaya menciptakan generasi penerus bangsa yang sehat, cerdas, dan berdaya saing, menuju visi besar Indonesia Emas 2045.*