KABANJAHE— Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Karo, Ny. Roswitha Antonius Ginting, menegaskan bahwa implementasi gerakan PKK harus tumbuh dari bawah, dengan mengedepankan partisipasi aktif masyarakat.
Penegasan itu disampaikannya saat kegiatan monitoring dan supervisi lomba Desa Percontohan Pelaksana 10 Program Pokok PKK Tahun 2025 di Desa Samura, Kecamatan Kabanjahe, dan Desa Jeraya, Kecamatan Simpang Empat, Jumat (10/10/2025).
Kedatangan Ny. Roswitha Antonius Ginting bersama Tim Supervisi disambut oleh Camat Kabanjahe Sanusi Bardena Sembiring dan Camat Simpang Empat Binaria Surbakti.
Baca Juga: Kahiyang Ayu Ucapkan Selamat untuk Ketua TP PKK Papua, Dorong Perempuan Papua Lebih Berdaya Dalam sambutannya, Roswitha menekankan pentingnya kemandirian desa dalam menggerakkan program PKK secara menyeluruh.
"Implementasi gerakan PKK harus tumbuh dari bawah. Pengelolaannya harus dari, oleh, dan untuk masyarakat," ujar Roswitha.
Ia menambahkan, keberhasilan program PKK sangat bergantung pada sinergi antara masyarakat, pengurus PKK, dan dewan pembina yang terdiri atas perangkat daerah terkait.
Roswitha berharap, kolaborasi antara Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan Tim Penggerak PKK dapat memperkuat pelaksanaan program, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
Selain menyoroti pentingnya sinergi kelembagaan, Roswitha juga mengingatkan masyarakat untuk aktif menjaga kebersihan lingkungan. "Desa Samura dan Desa Jeraya memiliki potensi menjadi desa percontohan PKK yang bersih, sehat, dan layak.
Namun itu hanya dapat terwujud jika masyarakat berperan aktif," katanya.
Dalam arahannya, Ketua TP PKK Kabupaten Karo juga memberikan bimbingan teknis terkait pelaksanaan lomba Desa Percontohan PKK Tahun 2025.
Ia mengajak seluruh masyarakat mendukung visi dan misi Pemerintah Kabupaten Karo di bawah kepemimpinan Bupati Karo Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., dan Wakil Bupati Karo Komando Tarigan, SP.
"Mari kita dukung terwujudnya Karo Beriman, Karo Berbudaya, Karo Unggul, dan Karo Sejahtera Berkelanjutan melalui semangat pelaksanaan 10 Program Pokok PKK," tutur Roswitha menutup arahannya.*