TOBA – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad
Bobby Afif Nasution melakukan dialog langsung dengan masyarakat Kecamatan
Habinsaran, Borbor, dan Nassau di Kelurahan Parsoburan, Kabupaten
Toba, Kamis malam (25/9/2025). Dalam kunjungan kerja tersebut, Gubernur menerima berbagai keluhan masyarakat, khususnya dari sektor per
tanian yang menjadi tulang punggung
ekonomi warga setempat.Keluhan utama yang disampaikan warga menyangkut mahalnya harga
pupuk dan alat per
tanian, serta rendahnya harga jual hasil per
tanian dibandingkan wilayah lain.
Baca Juga: Rupiah Dibuka Melemah di Rp16.791, Didorong Data Ekonomi AS yang Kuat Menanggapi hal itu, Gubernur
Bobby menyatakan akan segera mengambil langkah konkret dengan mempertemukan pe
tani, penyedia
pupuk, dan pengangkut."Kalau saya lihat, akses ke sini yang membuat harga lebih mahal. Kalau kita paksa penyedia
pupuk menurunkan harga, atau pengangkutnya ditekan, bisa tumpur mereka. Jadi kita akan pertemukan semua pihak agar ditemukan harga yang adil," ujar
Bobby.Diketahui, harga
pupuk jenis Phonska dan Urea di kawasan tersebut mencapai Rp270.000 per karung, jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang seharusnya hanya Rp230.000 per karung.Tak hanya soal
pupuk, warga juga mengeluhkan harga hasil per
tanian yang rendah akibat akses
jalan yang
rusak dan berdampak pada biaya distribusi yang tinggi. Gubernur
Bobby menyebut, kondisi infrastruktur menjadi salah satu penyebab utama rendahnya daya saing produk per
tanian lokal.