MEDAN – Gubernur Sumatera Utara (
Sumut), Muhammad
Bobby Afif Nasution, menanggapi polemik yang terjadi antara
eksekutif dan
legislatif di Kabupaten
Tapanuli Tengah (
Tapteng).
Bobby mengaku baru menerima informasi terkait konflik tersebut secara tidak langsung dan masih menunggu laporan resmi dari kedua belah pihak.Hal ini disampaikan
Bobby usai mengikuti Rapat Paripurna
DPRD Sumut di Medan, Rabu (17/9/2025).
Baca Juga: Dua Oknum Polisi Lalu Lintas di Medan Terjaring OTT, Polda Sumut Masih Dalami Kasus "Saya baru dapat info minggu ini, baru disampaikan juga, tapi belum saya terima dari
eksekutif maupun
legislatif Tapteng secara langsung," ujar
Bobby kepada wartawan.Gubernur juga menegaskan belum ada pengaduan resmi yang masuk dari Aparatur Sipil Negara (ASN) atau pejabat
Pemerintah Kabupaten
Tapteng ke
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. "Ya makanya nanti kita akan pelajari dasarnya apa dan kita cari solusinya bagaimana. Karena setiap persoalan tentunya ada solusinya," tambahnya.Sebelumnya, Ketua Fraksi Nasdem
DPRD Sumut, Rahmansyah Sibarani, dalam Rapat Paripurna
DPRD Sumut, meminta Gubernur untuk turun tangan dan memfasilitasi penyelesaian konflik antara Bupati dan
DPRD Tapteng yang dinilai sudah mengganggu jalannya pemerintahan daerah."Pak Gubernur, saat ini di
Tapteng sedang terjadi disharmonisasi antara
DPRD dengan Bupati
Tapteng. Kita minta Gubsu selaku perpanjangan tangan
Pemerintah Pusat di daerah untuk memfasilitasi kekisruhan tersebut," tegas Rahmansyah.