DENPASAR - Dalam rangka mengantisipasi potensi aksi unjuk rasa lanjutan, sebanyak 1.521 personel Polda Bali mengikuti apel siaga di halaman depan Mapolda Bali, Minggu (31/8/2025) pukul 07.30 WITA.
Apel tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Biro Operasional (Karo Ops) Polda Bali, Kombes Pol. Soelistijono, S.I.K., M.H., sebagai bentuk kesiapan Polri menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Bali.
"Meskipun hari ini hari Minggu, kita tetap melaksanakan apel siaga. Semalam jajaran kami masih berjaga hingga subuh, khususnya dari Brimob dan Sabhara. Ini bukti bahwa kita tidak boleh lengah," ujar Kombes Soelistijono dalam arahannya.
Ia menekankan pentingnya deteksi dini oleh jajaran intelijen terhadap potensi pergerakan kelompok demonstran yang terlibat dalam aksi sebelumnya. "Kita tidak boleh kecolongan. Semua personel tetap standby dan tidak meninggalkan markas tanpa izin pimpinan," tegasnya.
Dalam penanganan demonstrasi, Soelistijono juga meminta agar personel Polda Bali mengutamakan pendekatan humanis dan persuasif, sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) dan prinsip hak asasi manusia.
"Polri hadir bukan untuk membatasi kebebasan berpendapat, tapi untuk menjamin aksi berjalan damai, tertib, dan tidak mengganggu ketertiban umum," jelasnya.
Apel ini juga menjadi wujud nyata komitmen Polda Bali dalam mengawal nilai-nilai demokrasi tanpa mengabaikan keamanan dan kenyamanan masyarakat umum. Seluruh personel diinstruksikan agar selalu profesional, siap siaga, dan menjaga citra institusi Polri dalam menghadapi situasi lapangan yang dinamis.*