Korpolairud Polri Terus Gencarkan Pembongkaran Pagar Laut di Tangerang, Banten

Redaksi - Senin, 27 Januari 2025 08:18 WIB

TANGGERANG  -Korps Polisi Air dan Udara (Korpolairud) Baharkam Polri bersama jajaran Polda Banten dan Polda Metro Jaya terus melakukan pembongkaran pagar laut yang menghalangi aktivitas nelayan di kawasan Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten. Hingga siang hari ini, 154 personel Polri terlibat dalam pembongkaran pagar laut sepanjang 150 meter, dan diperkirakan pada sore hari target 200 hingga 300 meter dapat tercapai.

Dirpolairud Polda Metro Jaya, Kombes Joko Sadono, menjelaskan bahwa total personel yang terlibat dalam kegiatan ini adalah 154 orang, dengan dukungan 10 kapal dari berbagai instansi. Selain Korpolairud yang menerjunkan tiga kapal, Polda Metro Jaya melibatkan lima kapal, dan Polda Banten dua kapal. Pembongkaran dilakukan dengan menggunakan perahu karet untuk mendekati titik pagar laut yang akan dicabut.

“Kegiatan ini dimulai pada pagi hari dan hingga pukul 13.00 WIB kami sudah berhasil mencabut pagar laut sepanjang 150 meter. Kami menargetkan sekitar 200 hingga 300 meter pada sore hari, dan jika cuaca mendukung, kami berharap bisa mencapai 500 meter,” kata Kombes Joko di lokasi pembongkaran.

Joko menambahkan bahwa pembongkaran pagar laut ini telah dilakukan sejak 22 Januari 2025, dengan total panjang pagar laut yang telah dibongkar hingga saat ini mencapai 15 kilometer. Proses ini akan terus berlanjut dan diharapkan dapat selesai dalam waktu 10 hari ke depan. Pembongkaran ini dilakukan untuk mengatasi gangguan terhadap nelayan yang kesulitan melaut akibat keberadaan pagar laut tersebut.

Sebelumnya, Kakorpolairud Baharkam Polri, Irjen M. Yasin Kosasih, juga menegaskan bahwa pagar laut yang membentang sepanjang 30 kilometer ini harus segera dibongkar untuk mengembalikan akses bagi nelayan. Keberadaan pagar laut dianggap mengganggu ketertiban umum, khususnya aktivitas nelayan dalam mencari ikan.

“Pembongkaran ini sejalan dengan instruksi Presiden untuk mempermudah akses nelayan dan mengembalikan kebebasan mereka dalam beraktivitas,” tambah Yasin.

Proses pembongkaran pagar laut ini melibatkan sinergi antara Polri, TNI AL, serta instansi terkait lainnya. Walaupun terkadang menghadapi kendala cuaca dan ombak, hingga kini pembongkaran berjalan lancar tanpa hambatan signifikan.(DTK)

(N/014)

Editor
:
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Pemerintahan

Praperadilan Keempat Roy Suryo Ditolak, Hakim Nilai Gugatan Tak Lagi Relevan

Pemerintahan

Pigai Tantang Budi Arie Bertarung Fair di Pemilu 2029: Kami Juga Petarung!

Pemerintahan

PSI Tegaskan Budi Arie Bukan Kader: Bukan Bagian dari PSI, Titik!

Pemerintahan

Baru Kenal Lewat Instagram, Pria Ini Bawa Kabur Motor Mahasiswi di Banda Aceh

Pemerintahan

Rupiah Dibuka Menguat ke Rp17.689, tapi Diprediksi Kembali Melemah Hari Ini

Pemerintahan

Pesona Danau Lau Kawar di Kaki Gunung Sinabung, Surga Sejuk di Tanah Karo