SERDANG BEDAGAI – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) dituntut untuk mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, khususnya dalam menghadapi perubahan teknologi yang semakin pesat.
Hal itu ditegaskan oleh Staf Ahli I TP PKK Provinsi Sumatera Utara, Titiek Sugiharti, dalam kegiatan Supervisi Desa Percontohan di Aula Sultan Serdang, Kompleks Kantor Bupati Serdang Bedagai, Senin (26/5/2025).
Dalam sambutannya, Titiek menegaskan bahwa sumber daya manusia (SDM) PKK harus terus mengembangkan diri dan memanfaatkan teknologi guna menciptakan inovasi dalam setiap program kerja.
"Teknologi menyediakan banyak sumber daya edukatif untuk belajar bersama, sehingga kader PKK harus bisa menciptakan inovasi dan tidak gagap teknologi," ujarnya.
Supervisi yang dilaksanakan mencakup empat program unggulan, yakni Tertib Administrasi, Pola Asuh Anak dan Remaja (PAAR), Aku Hatinya PKK (Halaman Asri Teratur Indah dan Nyaman), serta IVA Test.
Titiek juga menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai bagian dari kolaborasi pembangunan daerah bersama Pemprov Sumut menuju Sumut Maju, Unggul, dan Berkelanjutan.
Ia mengajak seluruh kader PKK untuk belajar bersama secara totalitas dan menampilkan kreativitas terbaik.
Wakil Bupati Serdang Bedagai, Adlin Tambunan, turut mengapresiasi kegiatan supervisi ini.
Ia menyebut TP PKK telah menjalankan 10 Program Pokok PKK hingga ke level desa dan menjadi mitra strategis pemerintah dalam pemberdayaan masyarakat.
"Pemerintah terus mendukung kegiatan PKK melalui pelatihan, pendampingan, pembinaan, hingga pemberian fasilitas agar program-program berjalan maksimal," ujar Adlin.
Acara supervisi berlangsung meriah dengan penampilan yel-yel dari kader PKK perwakilan desa dan kecamatan.
Titiek Sugiharti dan Ketua TP PKK Sergai, Rosmaida Saragih, ikut menyemarakkan suasana dengan menyanyikan yel-yel bersama peserta.