BATU BARA -Pengelolaan sampah di Kecamatan Talawi, Kabupaten Batu Bara, menuai sorotan tajam dari warga setempat. Pasalnya, meski masyarakat rutin membayar iuran pengangkutan sampah, sampah-sampah tersebut tak kunjung diangkut secara teratur.
Kondisi ini membuat sejumlah titik di kawasan tersebut dipenuhi tumpukan sampah yang menyebarkan bau tak sedap dan mengganggu kenyamanan lingkungan. Tak hanya itu, warga khawatir situasi ini dapat memicu timbulnya berbagai penyakit.
"Kami bayar iuran, tapi sampah tetap menumpuk. Ini jelas mengecewakan," ungkap Raman, salah satu warga Indrayaman, Senin (14/4/2025).
Raman mengaku telah menghubungi Koordinator Lapangan Kecamatan Talawi, Asrul, guna mempertanyakan keterlambatan pengangkutan. Menanggapi hal tersebut, Asrul menyebutkan bahwa saat ini tim masih memfokuskan aktivitas pengangkutan di area Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Talawi.
"Kami belum stabil, masih fokus di Lapas," kata Asrul saat dikonfirmasi.
Namun, jawaban tersebut dinilai tidak memadai oleh warga. Raman menegaskan, Pemkab Batu Bara, khususnya Dinas Lingkungan Hidup, perlu segera mengambil langkah konkret dan tidak membiarkan persoalan ini berlarut-larut.
"Kalau tidak segera ditangani, dampaknya bisa serius. Ini soal kesehatan masyarakat," tandasnya.*