JAKARTA -Ribuan pengemudi ojek online (ojol) yang tergabung dalam Serikat Pekerja Angkutan Indonesia (SPAI) dan Serikat Pengemudi Angkutan Roda Dua (Serdadu) menggelar aksi demonstrasi di depan kantor Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), Jakarta, Senin (17/2). Mereka menuntut hak atas Tunjangan Hari Raya (THR) yang selama ini tidak diberikan oleh perusahaan aplikator dengan alasan status kemitraan.
Sebelumnya, para pengemudi ojol telah mengumumkan rencana aksi mereka, termasuk melakukan off bid massal sebagai bentuk protes. Para pengemudi menilai bahwa meskipun mereka disebut sebagai mitra, kenyataannya mereka bekerja layaknya pekerja penuh waktu dengan jam kerja yang panjang, bahkan mencapai 17 jam sehari, namun tidak mendapatkan hak layaknya pekerja formal.
Polda Metro Jaya Kerahkan 356 Personel
Untuk mengantisipasi jalannya aksi, Polda Metro Jaya mengerahkan 356 personel guna mengamankan jalannya demonstrasi. Massa mulai berkumpul sejak pagi, dengan sejumlah orator secara bergantian menyampaikan aspirasi mereka.