SUMEDANG – Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mengekspresikan kekhawatirannya terhadap pihak-pihak yang terus-menerus merendahkan program Food Estate, dengan menyebut mereka sebagai antek-antek asing yang menginginkan Indonesia tetap lemah dan miskin.
Pernyataan ini disampaikan dalam acara Pembinaan Penyuluh Pertanian dan Petani serta Food Estate Partisipatif Provinsi Jawa Barat, di Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS), pada Selasa (30/1/2024). Prabowo, yang juga merupakan calon presiden pada Pilpres 2024 dengan nomor urut 2, menegaskan kehadirannya dalam acara tersebut sebagai seorang Menteri Pertahanan.
Dalam sambutannya, Prabowo menyoroti pentingnya program Food Estate sebagai bagian dari pertahanan negara, karena berkaitan dengan masalah hidup dan mati. Dia menekankan bahwa masalah pangan harus ditangani dengan serius, dan mengajak untuk menyelesaikan masalah-masalah yang ada dengan tindakan nyata.
Meskipun Prabowo merupakan calon presiden, namun dia menegaskan bahwa dalam kapasitasnya sebagai Menteri Pertahanan, ia tidak akan melakukan kampanye politik, mengingat peraturan yang mengatur hal tersebut. Prabowo juga menyoroti pentingnya penyelesaian masalah pangan sebagai bagian dari tugas pemerintahan yang harus diselesaikan dengan penuh tanggung jawab.
https://youtu.be/ai6ZiXkzaJQ
Pernyataan Prabowo ini menjadi sorotan karena mencerminkan kekhawatiran akan upaya-upaya penghambatan terhadap program Food Estate yang dianggap vital untuk keamanan pangan dan pertahanan negara.
(A/08)