Calon presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo, memberikan tanggapannya terhadap isu rencana pertemuan antara Presiden Joko Widodo dan calon presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto, yang beredar pada Rabu (14 Februari 2024).
Dalam responsnya, Ganjar menunjukkan sikap yang santai dengan menganggap bahwa pertemuan antara kedua tokoh tersebut adalah hal yang sah dan wajar. Dengan singkat, Ganjar menyatakan bahwa dia tidak memiliki keberatan terhadap pertemuan tersebut. Pernyataan ini diungkapkannya sebelum meninggalkan Posko Pemenangan di Jalan Teuku Umar Nomor 9, Menteng, Jakarta Pusat.
Selain itu, Ganjar juga menanggapi hasil hitung cepat (quick count) yang sedang berlangsung, yang sejauh ini mengunggulkan pasangan calon nomor urut 2, Prabowo-Gibran. Dengan sikap yang santai, Ganjar mempertanyakan kembali kepercayaan atas hasil perolehan suara yang disajikan oleh lembaga survei tersebut. Dengan nada canda, Ganjar menyatakan keraguan tentang kepercayaan terhadap jumlah suara yang diunggulkan oleh survei tersebut.
Ganjar menegaskan bahwa timnya akan terus mengikuti seluruh pemberitaan dan hasil penghitungan suara hingga akhir. Dia juga menegaskan bahwa tidak ada perjuangan yang sia-sia, dan semua pihak masih tetap semangat dalam menyikapi hasil pemilihan. Ganjar menyampaikan bahwa informasi dari seluruh Indonesia, hasil-hasil yang ada, dan penghitungan suara sedang diakumulasikan, terutama oleh partainya, PDI Perjuangan. Dia menyatakan bahwa pihaknya akan menunggu hasil akhir penghitungan suara yang disiapkan oleh tim teknis partainya.
Dengan sikap yang optimis dan semangat yang tinggi, Ganjar menunjukkan kesiapan untuk menghadapi setiap hasil dan memastikan bahwa proses pemilihan berjalan dengan baik dan adil.
(K/09)