MUI Serukan Boikot Produk Israel di Momen Ramadan: Hukumnya Wajib

BITVonline.com - Selasa, 12 Maret 2024 03:57 WIB

JAKARTA -Majelis Ulama Indonesia (MUI) dengan tegas menyerukan agar umat Muslim menghindari penggunaan produk-produk yang terafiliasi dengan Israel, terutama di momen bulan suci Ramadan. Wakil Sekjen MUI Bidang Dakwah, KH. Arif Fahruddin, menegaskan sikap ini sebagai bagian dari respons terhadap kolaborasi MUI dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dalam Safari Ramadan di 10 provinsi, yang bertujuan mempererat solidaritas, menggalang donasi untuk warga Gaza, serta menegaskan kembali gerakan boikot atas produk Israel dan terafiliasi di Indonesia.

“MUI ingin mengingatkan seluruh masyarakat Indonesia dan dunia tentang kekejaman zionis Israel yang telah menjajah, melukai dan memperkosa hak kemerdekaan bangsa Palestina,” tegas Arif Fahruddin.

Menurut Arif, gerakan boikot ini merupakan bagian dari dukungan terhadap perjuangan kemerdekaan Palestina yang diwajibkan oleh hukum Islam, sebagaimana yang dinyatakan dalam Fatwa Nomor 83 Tahun 2023 MUI. Dalam fatwa tersebut, umat Islam diminta untuk membantu perjuangan Palestina melalui donasi, zakat, infak, atau sedekah, serta untuk menghindari transaksi dan penggunaan produk yang terafiliasi dengan Israel.

Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja sama Internasional, Sudarnoto Abdul Hakim, menambahkan bahwa gerakan boikot produk Israel dapat memberikan tekanan ekonomi yang signifikan bagi Israel, sehingga dapat memperkuat perlawanan Palestina.

“MUI, BAZNAS, dan seluruh organisasi masyarakat Islam bersatu padu untuk membantu dan memberikan dukungan penuh terhadap bangsa Palestina,” ujar Sudarnoto.

Safari Ramadan yang akan digelar di 60 masjid di setiap provinsi Indonesia juga dimaksudkan untuk memperkuat solidaritas dengan Palestina. Program donasi Palestina yang telah mencapai Rp 230 miliar sejak Oktober 2023, akan digunakan untuk program tanggap darurat, rehabilitasi, dan rekonstruksi fasilitas umum di Gaza.

Mokhamad Mahdum, Wakil Ketua BAZNAS, menambahkan bahwa bertepatan dengan Ramadan 2024, pihaknya akan membuka dapur umum di Al-‘Arish, Mesir, untuk membantu warga Palestina yang terusir hingga perbatasan Mesir.

Dengan rangkaian kegiatan kemanusiaan ini, MUI dan BAZNAS bersama umat Muslim Indonesia menunjukkan komitmen kuat mereka terhadap perjuangan kemerdekaan Palestina, sesuai dengan semangat konstitusi Indonesia yang menegaskan dukungan terhadap semua bangsa yang terjajah.

Tindakan ini juga mengingatkan dunia akan pentingnya solidaritas global dalam melawan penindasan dan kekerasan, serta memberikan harapan bagi warga Palestina untuk mencapai kemerdekaan dan kedamaian yang mereka dambakan.

(K/09)

Editor
:
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Pemerintahan

Usai Konflik Timur Tengah, 24.022 Jemaah Umrah Indonesia Sukses Pulang ke Tanah Air

Pemerintahan

Skandal Pemerasan Polisi: Dirresnarkoba Polda NTT Dicopot, Diduga Terlibat Penyuapan Rp375 Juta

Pemerintahan

BNNP Sumut Amankan 48 Pengunjung Positif Narkoba di Diskotek Blue Night Langkat

Pemerintahan

Kondisi Sungai Batangtoru Memburuk, Tradisi Marpangir dan Mamasu Dahanon Terancam Hilang

Pemerintahan

PBB Desak Pengusutan Serangan Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

Pemerintahan

Banjir Terjang Tapanuli Tengah, Ratusan Rumah Terendam, 11 Keluarga Dievakuasi