TANGSEL –Junia, siswi kelas 1 SDN Lengkong Gudang, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan, memilih untuk tidak memakan daging sapi yang disediakan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Senin (13/1). Ketika ditanya oleh wartawan tentang daging yang disajikan, Junia dengan tegas menjawab tidak menyukainya.
“Ini daging apa?” tanya Junia. Setelah diberi tahu bahwa itu adalah daging sapi, Junia mengungkapkan bahwa ia tidak suka daging sapi karena menurutnya daging tersebut terasa keras. “Aku boleh bungkus gak dagingnya buat mama?” tambahnya, menunjukkan kepeduliannya kepada ibunya.
Junia kemudian menjelaskan bahwa meski ibunya suka daging sapi, ia tidak pernah memasaknya di rumah. “Mama masak enggak?” tanya wartawan, dan Junia menjawab, “Enggak, mama suka daging sapi.”
Hal serupa juga diungkapkan oleh teman sebangku Junia, Hafiz, yang mengaku tidak suka daging sapi. Hafiz membawa kotak makan kosong, sengaja untuk menampung makanan yang tidak ia sukai. “Aku bawa kotak makan, sengaja, jadi kalau ada yang enggak aku suka, aku pindahin. Daging aku gak suka, bawa pulang aja,” ujarnya.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Lengkong Gudang menyasar 485 siswa dari kelas 1 hingga kelas 6. Menu makanan yang diberikan disesuaikan dengan jam belajar-mengajar para siswa. Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala BKPM, Todotua Pasaribu, juga memantau langsung distribusi makanan tersebut. Pasaribu menegaskan pentingnya memberikan gizi yang baik kepada anak-anak untuk mendukung kegiatan belajar mereka.
“Ini makanan sehat buat semua, jadi semuanya bisa punya gizi yang baik agar nanti belajarnya tambah fokus dan dengan gizi baik, kalian bisa lebih pintar. Yang terpenting sekolah harus rajin,” ujarnya saat memberikan sambutan.
(N/014)