JAKARTA -Anggota Komisi V DPR RI, Yanuar Arif Wibowo, mengajak para kepala desa di seluruh Indonesia untuk lebih kreatif dan inovatif dalam mengelola dana desa guna mewujudkan kemakmuran masyarakat desa. Menurutnya, setiap desa memiliki potensi dan keistimewaan yang perlu dikembangkan untuk meningkatkan kesejahteraan warganya.
“Saya berharap teman-teman kepala desa bisa betul-betul memotret keistimewaan desanya masing-masing, dan itu yang harus didorong,” ujar Yanuar saat dihubungi di Jakarta pada Senin (13/01/2025).
Yanuar menambahkan, kepala desa perlu memanfaatkan dana desa untuk mengembangkan potensi yang ada di desa, seperti sumber daya alam, produk unggulan, dan sektor-sektor ekonomi lain yang bisa dikembangkan lebih lanjut. Salah satu contoh yang ia sampaikan adalah desa dengan potensi sumber daya alam ikan yang melimpah. Dana desa bisa dimanfaatkan untuk mengembangkan potensi ini menjadi Desa Ikan yang produktif.
Ia juga mencontohkan Desa Cokro di Klaten, yang berhasil mengembangkan wisata air Umbul Cokro dengan memanfaatkan dana desa. “Desa ini memanfaatkan dana desa untuk mengembangkan pariwisatanya. Sekarang, pendapatannya telah meningkat hingga lebih dari tiga miliar, dan ini kembali memakmurkan masyarakat desa,” kata Yanuar.
Selain itu, Yanuar juga menekankan bahwa dana desa tahun 2025 akan diprioritaskan untuk beberapa sektor penting, antara lain penanggulangan kemiskinan ekstrem, penguatan desa yang adaptif terhadap perubahan iklim, dan pemenuhan layanan dasar kesehatan. Dana desa juga akan difokuskan untuk ketahanan pangan, dengan minimal 20 persen dari dana desa diwajibkan untuk mendukung program ketahanan pangan.
Peraturan Menteri Desa (Permendes) Nomor 2 Tahun 2024 yang telah diterbitkan juga mengatur fokus penggunaan dana desa, yang mencakup pengembangan potensi dan keunggulan desa, implementasi desa digital, pembangunan berbasis padat karya tunai, dan sektor prioritas lainnya.
(N/014)