LANGKAT -Pj Bupati Langkat HM Faisal Hasrimy memimpin Focus Group Discussion (FGD) yang mengangkat pentingnya kepemilikan dokumen kependudukan dalam upaya pengentasan stunting. Acara tersebut dihadiri oleh berbagai pihak terkait dan diselenggarakan oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Langkat, Faizal Rizal Matondang.
Dalam sambutannya, Faizal Rizal Matondang menyampaikan bahwa FGD ini merupakan bagian dari inovasi Disdukcapil Langkat yang diberi nama Dukcapil Peduli Stunting atau “Denting”. Harapannya, inovasi ini dapat menjadi langkah nyata dalam menurunkan angka stunting di Langkat.
Pj Bupati Langkat, H.M. Faisal Hasrimy, turut memberikan arahannya dalam acara tersebut. Beliau menegaskan bahwa penanganan stunting bukanlah tanggung jawab satu instansi saja, melainkan merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Dalam hal ini, camat, kepala desa, dan lurah diharapkan untuk aktif turun langsung ke lapangan dan menjadi garda terdepan dalam penanganan stunting di Langkat.
“Kita tidak bisa mengatasi permasalahan stunting ini secara parsial. Kita semua harus bekerja sama dan bergerak bersama-sama. Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bergandengan tangan demi mencapai target mengurangi stunting di Langkat,” ujar Pj Bupati HM Faisal Hasrimy.
Dalam rangka mendukung program “Denting”, Pj Bupati Langkat juga secara simbolis menyerahkan dokumen administrasi kependudukan kepada beberapa keluarga yang menjadi fokus program ini. Selain itu, tambahan makanan untuk balita juga diberikan kepada keluarga yang memiliki anggota balita yang terkena stunting.
Dengan komitmen dan kerjasama yang kuat dari berbagai pihak, diharapkan program “Denting” ini dapat memberikan dampak positif dalam mengurangi angka stunting di Langkat. Melalui kolaborasi yang sinergis, Langkat bertekad untuk menjadi salah satu daerah yang berperan aktif dalam pengentasan stunting di Indonesia.
(N/014)