JAKARTA -Presiden ke-5 Republik Indonesia dan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, mengundang tawa saat menyinggung istilah ‘politikus’ dalam sebuah acara setelah menyaksikan pameran karya seni Butet Kertaredjasa di Galeri Nasional Indonesia, Senin (13/5). Dalam momen tersebut, Megawati awalnya memperbaiki penggunaan istilah yang tepat, menjelaskan bahwa yang benar adalah ‘politisi’ bukan ‘politikus’, dengan berkelakar bahwa kata ‘politikus’ terkait dengan hewan tikus.
“Direkatkan dengan hewan tikus. Kamu juga salah kadang-kadang ngomong politikus, lain. Politikus kayak tikus, tulis dah. Enggak punya karakter, jadi kalau mau ngomong yang berkarakter itu politisi,” ujar Megawati sambil tersenyum.
Selain menghibur dengan candaannya, Megawati juga menyatakan niatnya untuk membeli beberapa karya seni dari Butet yang dipamerkan. Namun, sambil bercanda, ia menyatakan bahwa uangnya mungkin tidak mencukupi.
“Nah menurut saya, kalau bisa dan boleh sama beliau (Butet) saya borong semua tapi duitnya cukup apa enggak kan gitu. Saya mau pasang di kantor saya DPP supaya nanti kalo ketemu anak-anak PDI akan saya ceritakan maksudnya,” ujarnya.
Megawati kemudian menambahkan bahwa ia sangat menghargai cara Butet mengekspresikan kemarahan dalam karyanya, yang menurutnya sangat lembut dan penuh makna.
“Apa keinginan beliau dalam mengekspresikan kemarahan. Ini kan lembut banget gak teriak-teriak, jadi itu kalo ditanya favorit saya yang mana itu banyak banget,” tutup Megawati.
Komentar Megawati ini menunjukkan sisi keceriaan dan apresiasinya terhadap seni, sambil mengajarkan pentingnya penggunaan kata yang tepat dalam berpolitik.
(N/014)