Pilgub Jabar 2024: Munculnya Figur Baru Mengubah Dinamika Politik

BITVonline.com - Sabtu, 08 Juni 2024 08:36 WIB

JABAR -Perhelatan Pemilihan Gubernur Jawa Barat (Pilgub Jabar) semakin menarik perhatian dengan munculnya nama-nama baru yang berpotensi menggeser peta politik yang telah mapan selama ini. Dua figur yang kini menjadi sorotan adalah mantan Wali Kota Bogor, Bima Arya, dari Partai Amanat Nasional (PAN), dan Ilham Akbar Habibie, putra dari Presiden RI ke-3, BJ Habibie, yang baru saja mendapat restu dari Partai Nasional Demokrat (NasDem) untuk maju di Pilgub Jabar.

Menurut pengamat politik dari Universitas Padjajaran (Unpad), Firman Manan, kehadiran kedua figur ini berpotensi mengubah dinamika politik di Pilgub Jabar. Bima Arya, yang telah menjabat sebagai Wali Kota Bogor selama dua periode, memiliki modal politik yang menjanjikan berdasarkan pengalaman dan prestasi yang telah ia raih.

“Figur-figur yang muncul pada Pilgub Jabar sebagian besar merupakan mantan bupati atau wali kota. Pengalaman dalam pengelolaan pemerintah ternyata menjadi variabel penting bagi pemilih. Kang Bima Arya tentunya memiliki potensi untuk meningkatkan elektabilitasnya dengan seriusitas yang dimilikinya,” ungkap Firman

Namun, Firman menyatakan bahwa tantangan serius dihadapi oleh Ilham Akbar Habibie. Meskipun mendapat restu dari NasDem, namun waktu yang semakin mendekat menuju pelaksanaan Pilgub Jabar membuatnya kesulitan untuk meningkatkan elektabilitasnya. Meskipun demikian, Firman menegaskan bahwa potensi tersebut masih terbuka, asalkan NasDem serius dalam menawarkan Ilham Habibie sebagai kandidat.

“Putra BJ Habibie ini akan menghadapi kesulitan karena minimnya rekam jejak lokal yang bisa meyakinkan pemilih di Jawa Barat. Namun, jika ada seriusitas dari NasDem, potensi itu masih terbuka lebar,” tambahnya.

Firman juga memberikan catatan terhadap kedua figur tersebut. Ia menyoroti bahwa partai yang mengusung Bima Arya dan Ilham Habibie merupakan partai menengah yang kemungkinan akan menghadapi kesulitan dalam membangun koalisi di Pilgub Jabar.

“PAN dan NasDem memiliki kursi yang tergolong sebagai partai menengah, sehingga akan kesulitan untuk membangun koalisi dengan partai yang memenangkan Pemilu. Mungkin potensi terbesar mereka adalah untuk menjadi calon wakil gubernur. Namun, jika elektabilitas mereka meningkat, maka segalanya masih mungkin,” tutupnya.

Dengan munculnya nama-nama baru seperti Bima Arya dan Ilham Akbar Habibie, Pilgub Jabar 2024 semakin menarik untuk diikuti. Dinamika politik yang berkembang di Jawa Barat menjadi sorotan utama bagi para pengamat politik dan masyarakat.

(N/014)

Editor
:
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Pemerintahan

BMKG Peringatkan Potensi Banjir Rob Selama Periode Lebaran 2026

Pemerintahan

Bupati Rejang Lebong Diduga Minta Fee Proyek untuk THR Lebaran

Pemerintahan

Kejati Aceh Tangkap Terpidana Kasus Cabul Setelah Empat Tahun Buron

Pemerintahan

KPK Jadwalkan Pemanggilan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas Pekan Ini

Pemerintahan

Calon Dewan Komisioner OJK Paparkan Masalah Strategis Industri Keuangan Nasional

Pemerintahan

Mudik Lebaran 2026: Pemerintah Tak Berikan Diskon Tol di Puncak Arus Mudik, Ini Alasannya