Gregoria Mariska Tunjung dan Masa Depannya di Olimpiade Los Angeles 2028: Pertanyaan yang Bergantung pada Pilihan Pribadi

BITVonline.com - Selasa, 13 Agustus 2024 10:32 WIB

JAKARTA -Gregoria Mariska Tunjung, pebulutangkis tunggal putri Indonesia, baru-baru ini mencetak prestasi yang membanggakan dengan meraih medali perunggu di Olimpiade Paris 2024. Pencapaiannya ini menandai sejarah baru, menjadikannya sebagai tunggal putri pertama dari Indonesia yang meraih medali di Olimpiade sejak Maria Kristin Yulianti pada Beijing 2008.

Dengan pencapaian tersebut, banyak yang berharap Gregoria akan melanjutkan prestasinya hingga Olimpiade Los Angeles 2028 dan mungkin meraih medali emas yang menjadi impiannya. Namun, pelatih tunggal putri Indonesia, Herli Djaenudin, menegaskan bahwa masa depan Gregoria di arena Olimpiade bergantung sepenuhnya pada keputusan pribadi sang atlet.

Menurut Herli, meskipun Gregoria memiliki potensi untuk mencapai kesuksesan lebih besar, terutama setelah pencapaiannya di Paris, semua itu akan bergantung pada komitmen dan keinginan pribadi Gregoria. Mengingat usia Gregoria pada Olimpiade Los Angeles 2028 akan mencapai 29 tahun, keputusan untuk terus berkompetisi atau tidak akan sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor pribadi dan profesional.

“Berarti dia posisinya usianya 29. Ya, tergantung ke dianya. Dia masih mau ambil enggak itu yang berikutnya di 2028,” ujar Herli dalam wawancara telepon dengan iNews.id. “Kita belum belum berbicara ke arah situ, cuma tadi yang sempat saya bilang, ya ada beberapa pertandingan yang memang bisa dikenang seperti juara All England, juara dunia. Ini kan Olimpiade, beda ya dengan kejuaraan-kejuaraan super series biasa.”

Herli juga menyoroti bahwa keputusan tersebut tidak hanya bergantung pada faktor usia, tetapi juga pada aspek pribadi Gregoria, termasuk kehidupan pribadinya. Gregoria, yang saat ini sudah memiliki tunangan, Mikha Angelo, akan perlu mempertimbangkan berbagai faktor sebelum memutuskan untuk berkompetisi di Olimpiade berikutnya.

“Kita akan lihat, tapi tergantung ke Grego dan pasangannya. Kayaknya pertanyaan yang tepat harus langsung ke Grego sama Mikha,” lanjut Herli. “Kita mendukung apapun keputusan yang diambilnya, tentunya dengan harapan terbaik untuk masa depan dan kariernya.”

Saat ini, Gregoria masih merupakan salah satu andalan Indonesia di sektor tunggal putri. Dia menduduki peringkat tujuh dunia dalam ranking BWF, menunjukkan performa yang konsisten dan kualitas permainan yang sangat tinggi. Meskipun demikian, perjalanan Gregoria menuju Olimpiade Los Angeles 2028 akan bergantung pada keputusan dan komitmen pribadinya.

Dengan pencapaian yang sudah diraihnya, Gregoria memiliki potensi untuk melanjutkan kesuksesan dan memberikan kontribusi yang besar bagi bulutangkis Indonesia. Namun, keputusan akhir mengenai keikutsertaannya di Olimpiade mendatang tetap berada di tangannya. Sebagai pelatih, Herli dan tim pelatih lainnya akan terus mendukung dan memfasilitasi perjalanan Gregoria sesuai dengan pilihannya dan kebutuhan kariernya.

(N/014)

Editor
:
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Pariwisata

Update Harga Emas Hari Ini: Antam Tembus Rp2,944 Juta/Gram

Pariwisata

Pemkab Tapanuli Utara Pastikan Stok Pupuk Bersubsidi Aman, Petani Tak Perlu Khawatir

Pariwisata

Prabowo Tegaskan Komitmen Perdamaian, TNI Siap Turun ke Gaza Dalam 1-2 Bulan

Pariwisata

Trump Ultimatum Iran: Capai Kesepakatan Nuklir dalam 2 Minggu atau “Hal Buruk” Terjadi

Pariwisata

Momen Akrab Prabowo-Trump: Candaan Hingga Pujian di KTT Perdamaian

Pariwisata

Bareskrim Sita 3 Kantor dan 1 Ruko PT DSI, Dugaan Penipuan Capai Rp 2,4 Triliun