MEDAN – Seng Hap 1881 yang berada di Jalan Ahmad Yani, kawasan Kesawan, Kota Medan, menjadi salah satu destinasi kuliner yang menawarkan pengalaman berbeda.
Pengunjung tidak hanya bisa menikmati beragam makanan dan berburu oleh-oleh, tetapi juga mengenal sejarah bangunan melalui informasi yang dipasang di sejumlah bagian dinding.
Bangunan bersejarah dengan nuansa Melayu ini memadukan wisata kuliner, produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta cerita masa lalu.
Baca Juga: Enam Bulan Disidik, Kejati Sumut Belum Tetapkan Tersangka Kasus Korupsi Lahan Tol Medan-Binjai Suasana tersebut menjadi daya tarik bagi pengunjung yang ingin menikmati makanan sekaligus merasakan nuansa sejarah di tengah Kota Medan.
Kepala Toko Seng Hap 1881, Zeni Nafiahni, mengatakan pihaknya berupaya menjaga dan melestarikan nilai sejarah bangunan tersebut.
Salah satu caranya adalah memasang informasi sejarah agar pengunjung dapat mengetahui kisah bangunan itu.
"Upaya kami untuk menjaga dan melestarikan sejarah bangunan ini dilakukan dengan menampilkan cerita sejarah di dinding agar pengunjung bisa mengetahui seperti apa bangunan ini dahulu. Kami juga mempertahankan nuansa Melayu melalui pakaian adat yang dikenakan staf serta pemutaran lagu-lagu lawas," ujar Zeni, Selasa (13/10/2026).
Selain menghadirkan suasana bangunan bersejarah, Seng Hap 1881 menyediakan beragam pilihan kuliner dan produk UMKM.
Produk yang ditawarkan antara lain kue tradisional, keripik, kue kacang, hingga kopi kemasan.
Menurut Zeni, tempat tersebut kerap dikunjungi wisatawan dari luar kota hingga mancanegara, termasuk Malaysia.
Sebagian pengunjung datang untuk mencari oleh-oleh khas yang bisa dibawa pulang.
Sementara itu, warga Medan biasanya datang untuk menikmati makanan atau sekadar bersantai bersama keluarga dan teman.