TOBA – Bantaran Sungai Toba-Asahan di Kelurahan Parparean III, Kecamatan Porsea, Kabupaten Toba, Sumatera Utara, berpeluang dikembangkan menjadi Kampung Kreatif melalui program Sumatera Utara (Sumut) Berkah.
Asisten I Pemerintah Kabupaten Toba, Eston Sihotang, membenarkan adanya peluang tersebut.
Menurut dia, rencana itu merupakan tindak lanjut dari proposal yang telah disampaikan Pemerintah Kabupaten Toba kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.
Baca Juga: Influenza A Meningkat di Sumut, Dinkes: Alat Deteksi Hanya Tersedia di Medan dan Deli Serdang Eston mengatakan pembahasan mengenai proposal tersebut dilakukan dalam pertemuan pada Kamis, 1 Oktober 2026.
Kelurahan Parparean III menjadi salah satu wilayah yang masuk dalam proses verifikasi program Kampung Kreatif.
"Nantinya, bantaran aliran Sungai Toba-Asahan yang berada di Kelurahan Parparean III akan menjadi ruang ekonomi kreatif dan wisata, seperti plaza pedestrian. Semoga saja terwujud. Namun, lebih detail bisa ditanyakan kepada lurah terkait," ucap Eston, Sabtu, 3 Oktober 2026.
Menurut Eston, rencana pengembangan tersebut masih berada pada tahap awal pengajuan proposal.
Kabupaten Toba juga harus bersaing dengan 33 kabupaten/kota lainnya yang mengikuti program tersebut.
Ia mengatakan Kabupaten Toba menjadi salah satu daerah yang telah menjalani proses verifikasi.
"Pembangunan Kampung Kreatif melalui kucuran dana dari Sumut Berkah sebesar sekitar Rp80 miliar untuk desa dan kelurahan kreatif, yang di dalamnya mencakup pembinaan UMKM, destinasi wisata, dan kegiatan lainnya yang berhubungan dengan pariwisata," ujarnya.
Jika terealisasi, bantaran Sungai Toba-Asahan di Parparean III direncanakan tidak hanya menjadi ruang publik, tetapi juga dapat mendukung kegiatan ekonomi kreatif dan pariwisata masyarakat setempat.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Perempuan, dan Perlindungan Anak (PMDPPA) Kabupaten Toba, Melati Silalahi, mengatakan akan memberikan penjelasan lebih detail mengenai rencana tersebut pada Senin, 5 Oktober 2026.* (mi/ad)