MEDAN– Kompetisi sepakbola putri Piala Pertiwi U-17 resmi dimulai pada Rabu, 20 November 2024, di Lapangan Sepakbola TNI AL Barakuda, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan. Kompetisi ini merupakan terobosan baru yang digagas oleh Asprov PSSI Sumut dalam rangka memperkuat pembinaan sepakbola wanita di Sumatera Utara.
Sekretaris Asprov PSSI Sumut, Stepanus Purba, mengungkapkan bahwa kompetisi Piala Pertiwi U-17 ini akan diikuti oleh lima tim dari 11 tim yang sebelumnya sempat mengajukan diri. Beberapa tim terpaksa mundur karena berbagai alasan, sehingga hanya lima tim yang dapat melanjutkan ke babak penyisihan.
Kelima tim yang berkompetisi dalam ajang ini adalah She Moves, Medan Utara, Brimo Langkat, Queen Pada saat Asahan, dan Sinar Mas Asahan. Stepanus mengatakan bahwa meskipun ada beberapa tim yang mundur, hal ini tetap menjadi tantangan besar bagi penyelenggara Piala Pertiwi untuk masa depan.
“Beberapa tim mundur karena alasan tertentu, namun ini tetap menjadi tantangan bagi kita untuk menjalankan kompetisi ini ke depannya,” kata Stepanus saat diwawancarai di Medan, Selasa (19/11/2024).
Kompetisi ini akan menggunakan sistem setengah kompetisi, dengan babak penyisihan yang berlangsung selama tiga hari berturut-turut. Stepanus menambahkan bahwa Asprov PSSI Sumut memberikan sedikit kelonggaran pada batas usia peserta. Meskipun kompetisi ini diperuntukkan bagi pemain usia 17 tahun, mereka membuka kesempatan bagi pemain berusia 14 hingga 15 tahun untuk berkompetisi.
“Kita sedikit melonggarkan batasan usia, dengan memberikan kesempatan bagi anak-anak usia 14-15 tahun untuk bermain di kategori U-17. Hal ini dilakukan karena keterbatasan stok pemain di Sumut, sehingga kalau kita patok hanya satu usia, banyak tim yang tidak bisa ikut,” jelas Stepanus.
Diharapkan, kompetisi ini dapat menjadi ajang untuk meningkatkan pembinaan dan pengembangan talenta sepakbola putri di Sumatera Utara. Stepanus berharap kompetisi ini bisa menjadi titik awal yang solid bagi pembinaan sepakbola putri yang lebih serius, dengan harapan dapat melahirkan pemain-pemain berbakat yang bisa mengharumkan nama Sumut di level nasional, bahkan membawa pemain-pemain terbaik ke Tim Nasional (Timnas) wanita Indonesia.
“Bermainlah dengan semangat fair play. Ini adalah ajang pembinaan untuk menciptakan kompetisi yang baik. Semoga event seperti ini bisa menjadi pintu masuk bagi pembinaan sepakbola putri di Sumut yang lebih serius dan menghasilkan pemain-pemain berbakat untuk Timnas Indonesia ke depannya,” tambah Stepanus.
Piala Pertiwi U-17 ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi perkembangan sepakbola putri di Indonesia, khususnya di Sumatera Utara, dan menjadi ajang yang lebih besar di masa depan.
(JOHANSIRAIT)