TAPANULI SELATAN – Keindahan Air Terjun Silima Lima di Desa Simaninggir, Kecamatan Marancar, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), kini tampak memudar dari sorotan publik.
Dulu menjadi salah satu ikon destinasi unggulan Tapsel, kini kawasan wisata ini terkesan kurang terurus dan nyaris ditelantarkan.
Pantauan wartawan beberapa hari lalu, fasilitas umum yang dibangun pemerintah daerah, seperti area parkir, gazebo, jalur pejalan kaki, dan spot foto, tampak terbengkalai.
Baca Juga: Heboh! Kepala Desa Gunung Baringin Diduga Perjualbelikan Kawasan Hutan Negara Selama 5 Tahun Rumput liar tumbuh di sekitar lokasi, sementara papan petunjuk arah dan sarana penunjang lain kondisinya memprihatinkan.
"Padahal Pemkab Tapsel sebelumnya telah menggelontorkan anggaran cukup besar untuk membangun fasilitas di kawasan wisata Air Terjun Silima Lima ini. Tapi sayangnya, sekarang terlihat kurang perhatian," ungkap Bambang Ginting, seorang penggiat wisata.
Bambang menambahkan, Air Terjun Silima Lima sejatinya memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata unggulan.
Keindahan panorama alam dan udara sejuk khas pegunungan Marancar menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang ingin menikmati ketenangan alam.
"Kalau dikelola dengan baik dan profesional, objek wisata ini bisa menjadi sumber pendapatan daerah dan membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar. Sayang sekali potensi sebesar ini tidak dioptimalkan," imbuhnya.
Masyarakat setempat juga mengeluhkan minimnya perhatian pemerintah pasca-ramainya pemberitaan beberapa tahun lalu.
Dulu, Air Terjun Silima Lima ramai dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah, bahkan luar provinsi. Kini, jumlah pengunjung menurun drastis karena fasilitas terbengkalai.
"Dulu banyak yang datang, ada dari Medan, Padang, bahkan luar provinsi. Sekarang sudah sepi, karena tempatnya tidak terurus lagi," ujar salah satu warga Desa Simaninggir.
Sejumlah pihak berharap Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan melalui dinas terkait segera melakukan pembenahan kawasan wisata.