BANDA ACEH – Ulee Lheu, salah satu destinasi wisata ikonik di Banda Aceh, terus menarik wisatawan lokal maupun mancanegara.
Selain menjadi pintu gerbang menuju Sabang melalui Pelabuhan Ulee Lheu, kawasan ini menawarkan panorama laut yang indah dan suasana yang tenang, membuat pengunjung betah berlama-lama di Aceh.
Bagi pecinta memancing, Ulee Lheu menyediakan dermaga khusus wisatawan.
Baca Juga: Polda Bali Perkuat Sinergi dengan Konsulat Asing, Pariwisata Aman Jadi Prioritas Para pemancing bisa menyewa perahu kecil dan memilih lokasi, baik di pinggir pantai maupun di laut lepas, dengan pendampingan pemandu berpengalaman.
Wisatawan pemula pun dapat menikmati pengalaman memancing di sepanjang pantai dari Ulee Lheu hingga Kampung Jawa, kilometer 0 Banda Aceh.
Selain itu, Ulee Lheu juga menjadi surganya pecinta kopi. Sepanjang kawasan tersedia beragam gerai kopi kaki lima yang menawarkan cita rasa kelas bintang lima, hingga coffee shop yang lebih representatif.
Pengusaha Aceh Coffee Lam Bung, M. Ridho, mengatakan bahwa usaha kopi di Banda Aceh terus tumbuh dan berkembang.
"Para wisatawan peminat kopi dimanjakan dengan berbagai selera kopi," ujar Ridho, Sabtu (1/11/2025).
Tak hanya kopi, wisatawan yang menyukai seafood juga dapat menikmati ikan segar langsung dari nelayan, yang kemudian diolah di tempat.
Sugiono, warga Tembung, Deliserdang, yang kerap mengunjungi Banda Aceh, menyebut ikan bakar dan kopi menjadi kombinasi favoritnya.
Ia menambahkan, kenyamanan berwisata di Aceh sangat dirasakan karena wisata murah, keramahan masyarakat, serta keamanan daerah yang terjaga.
Aceh juga dikenal sebagai destinasi wisata religi. Masjid Raya Baiturrahman di Banda Aceh dan Masjid Baiturrahim di Ulee Lheu menjadi ikon penting, termasuk sebagai saksi sejarah tsunami yang melanda kawasan ini.