PADANGSIDIMPUAN — Taman "I Love Padangsidimpuan" yang terletak di kawasan Pajak Buah, Jalan Sudirman, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, kini terlihat tak terurus.
Kondisi memprihatinkan tersebut memicu keluhan dari warga yang merasa prihatin terhadap wajah kota yang semestinya menjadi daya tarik, terutama bagi pengunjung dari luar daerah.
Pantauan di lokasi menunjukkan taman yang dibangun dengan anggaran besar dari Pemerintah Kota Padangsidimpuan itu kini dililit tanaman liar.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Bali Hari Ini, Kamis 9 Oktober 2025: Sebagian Besar Wilayah Berawan Tanaman bunga yang sebelumnya ditanam untuk mempercantik taman tumbuh tinggi dan tak terawat, bahkan sebagian nyaris menutupi tulisan "I Love Padangsidimpuan", ikon yang semestinya menjadi titik swafoto para pengunjung.
Menurut warga sekitar, perawatan taman sangat minim, sehingga rumput dan gulma tumbuh subur di bawah tanaman hias.
"Karena jarang dirawat, makanya rumput liar tumbuh di bawah tanaman bunga ini," ujar Indra, warga Kota Padangsidimpuan, saat ditemui di sekitar lokasi, Kamis (9/10).
Indra mengaku kecewa melihat kondisi taman tersebut yang dinilainya sebagai pemborosan anggaran.
"Sia-sia uang rakyat kalau akhirnya tidak dirawat. Malu kita kalau taman ini dibiarkan begini saja, apalagi banyak orang dari luar kota singgah di situ untuk beli buah," tambahnya.
Tak hanya taman "I Love Padangsidimpuan", Indra juga menyampaikan keprihatinannya terhadap Alaman Bolak, salah satu ruang publik utama kota yang menurutnya kini kehilangan fungsi idealnya.
"Dibangun miliaran rupiah, tapi sekarang malah jadi tempat jemuran pakaian," keluhnya.
Alaman Bolak sejatinya dirancang sebagai ruang terbuka hijau multifungsi dan tempat berkumpulnya masyarakat, termasuk untuk kegiatan seni, budaya, dan olahraga.
Namun, kurangnya pengawasan dan pemanfaatan yang tidak sesuai justru membuat ruang itu beralih fungsi.