JAKARTA –Lima anggota tim sukses (timses) calon anggota legislatif (caleg) mengambil langkah proaktif untuk memastikan kesehatan mental mereka setelah berpartisipasi dalam pemungutan suara Pemilu 2024. Mereka mendaftarkan diri untuk konsultasi indikasi gangguan kesehatan mental di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tamansari, Jakarta Barat. Pendaftaran dilakukan melalui situs resmi bit.ly/skriningjiwarsudtamansari, yang telah menarik perhatian 50 orang dari target 100 orang.
Direktur RSUD Tamansari, dr. Agus Ariyanto Haryoso, MARS, menjelaskan bahwa lima dari mereka yang mendaftar telah teridentifikasi sebagai anggota timses caleg. Namun, sebagian besar pendaftar, yakni 45 orang, masih diidentifikasi sebagai masyarakat umum tanpa peran spesifik dalam Pemilu 2024. RSUD Tamansari berkomitmen untuk mengidentifikasi ulang peran individu dalam proses pemungutan suara, termasuk apakah mereka adalah anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), timses caleg, atau bahkan caleg.
Inisiatif RSUD Tamansari untuk menyediakan konsultasi dan tes kesehatan jiwa secara gratis setelah Pemilu 2024 didasari atas arahan dari Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta. Fasilitas kesehatan ini menjadi salah satu dari beberapa tempat yang menyelenggarakan program tersebut, bersama dengan puskesmas dan RS lainnya di wilayah DKI Jakarta. Agus menjelaskan bahwa program tersebut terutama ditujukan untuk para petugas KPPS, caleg, timses caleg, dan partisan Pemilu, dengan kerjasama antara RSUD Tamansari, RS Jiwa Soeharto Heerdjan Grogol, dan Puskesmas Tamansari.
Melalui situs pendaftaran, masyarakat yang tertarik dapat melakukan deteksi gangguan jiwa menggunakan alat Heart Rate Variability (HRV) Test. Hasil dari tes ini akan diinterpretasikan langsung oleh para ahli psikolog klinis dan psikiater dari RS Jiwa Soeharto Heerdjan Grogol. Situs ini dibuka untuk 100 peserta, dengan fokus khusus pada mereka yang terlibat langsung dalam proses pemungutan suara Pemilu 2024.
(K/09)