JARPIM Tegaskan Penolakan terhadap Cakada Tersangka Korupsi di Sumut

BITVonline.com - Senin, 02 September 2024 15:56 WIB

MEDAN – 02 September 2024  Tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak Tahun 2024 resmi dimulai. Sesuai dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 8 Tahun 2024 tentang Pencalonan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota, masa pendaftaran pasangan calon (paslon) Pilkada dibuka sejak Selasa, 27 Agustus hingga Kamis, 29 Agustus 2024.

Dengan berakhirnya masa pendaftaran ini, kini telah diketahui siapa saja pasangan bakal calon (bacalon) yang akan berkompetisi dalam Pilkada Serentak pada 27 November 2024 mendatang.

Jaringan Relawan Pendukung Indonesia Maju (JARPIM), yang selama ini dikenal sebagai pendukung setia Prabowo-Gibran dalam Pemilihan Presiden 2024, kini mulai memetakan dukungannya untuk para calon kepala daerah di sejumlah kabupaten dan kota di Sumatera Utara. Langkah ini dilakukan JARPIM untuk memastikan bahwa para pemimpin daerah yang terpilih nanti merupakan figur-figur yang memiliki integritas tinggi, bebas dari masalah hukum, serta berkomitmen penuh terhadap pembangunan daerah.

JARPIM Tolak Cakada Berstatus Tersangka Korupsi

Sejalan dengan komitmen tersebut, JARPIM dengan tegas menyatakan penolakannya terhadap calon kepala daerah yang berstatus tersangka dugaan korupsi. Saharuddin, salah satu tokoh utama JARPIM, menyampaikan keprihatinannya terhadap fenomena ini. “Kami sangat menyayangkan langkah sejumlah partai politik yang tetap mengusung calon kepala daerah yang berstatus tersangka dugaan korupsi. Hal ini jelas-jelas bertentangan dengan upaya kita bersama dalam memberantas korupsi di negeri ini,” ujar Saharuddin.

Menurut Saharuddin, fenomena pengusungan calon kepala daerah yang terlibat masalah hukum ini sangat bertentangan dengan semangat reformasi dan upaya untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih. “Bagaimana mungkin kita bisa berharap pada pemimpin yang sejak awal sudah terlibat dalam kasus hukum? Ini adalah paradoks yang harus kita hindari,” tambahnya.

Pemetaan Dukungan untuk Calon Kepala Daerah

JARPIM, sebagai organisasi relawan yang memiliki jaringan luas di seluruh Indonesia, saat ini tengah melakukan pemetaan dukungan bagi calon-calon kepala daerah yang dianggap layak. Proses pemetaan ini melibatkan evaluasi mendalam terhadap rekam jejak para calon, termasuk komitmen mereka terhadap transparansi, integritas, dan kebijakan anti-korupsi.

“Kami sedang melakukan pemetaan di tiap daerah untuk mengidentifikasi calon-calon kepala daerah yang sesuai dengan nilai-nilai JARPIM. Kami ingin memastikan bahwa dukungan kami diberikan kepada calon yang tidak hanya memiliki kemampuan memimpin, tetapi juga bersih dari korupsi dan memiliki komitmen kuat terhadap pembangunan daerah yang berkelanjutan,” jelas Saharuddin.

Komitmen untuk Pilkada Bersih dan Berintegritas

Dalam upaya ini, JARPIM juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk lebih selektif dan kritis dalam memilih pemimpin daerah. Saharuddin mengingatkan bahwa pemilihan kepala daerah adalah momentum penting untuk menentukan arah pembangunan daerah selama lima tahun ke depan. Oleh karena itu, memilih pemimpin yang berintegritas dan bebas dari masalah hukum adalah suatu keharusan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama memastikan bahwa Pilkada 2024 ini berlangsung secara bersih, jujur, dan adil. Jangan sampai kita memilih pemimpin yang tidak layak hanya karena kepentingan sesaat. Ini adalah tanggung jawab kita bersama untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berwibawa,” tegas Saharuddin.

JARPIM juga menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam mengawal proses Pilkada agar berjalan dengan baik. “Kami mendorong semua pihak untuk terus memantau jalannya Pilkada ini, dari tahapan awal hingga akhir. Partisipasi aktif dari masyarakat sangat dibutuhkan untuk memastikan bahwa proses demokrasi ini berjalan sesuai dengan aturan dan menghasilkan pemimpin yang benar-benar mampu membawa perubahan positif bagi daerahnya,” kata Saharuddin.

Dengan langkah-langkah yang diambil ini, JARPIM berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan Pilkada yang bersih dan bebas dari korupsi di Sumatera Utara. Dukungan penuh juga diberikan kepada calon-calon kepala daerah yang memiliki rekam jejak yang baik dan komitmen kuat untuk memajukan daerah serta menjaga integritas.

Arah Baru untuk Pilkada 2024

Saharuddin menambahkan bahwa JARPIM akan terus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya memilih pemimpin yang bersih dan berintegritas. “Kami percaya bahwa dengan kesadaran kolektif dari masyarakat, kita bisa bersama-sama mewujudkan pemerintahan yang lebih baik, lebih bersih, dan lebih adil di masa depan,” tutupnya.

Dengan langkah-langkah tegas dan komitmen yang kuat dari JARPIM, diharapkan Pilkada 2024 di Sumatera Utara dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam upaya memberantas korupsi dan memajukan pembangunan yang berkelanjutan.mtk_07

Editor
:
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Berita

Secarik Kertas dan Misteri Bayi Ditinggalkan di Pasar Minggu: Benarkah Penulis Surat Bocah 12 Tahun atau Pria Dewasa?

Berita

Seleksi Ulang Jabatan Dirjen Imigrasi, Eks Kabais Pertanyakan Nasib Kandidat Sebelumnya: Apakah Prosesnya Batal?

Berita

SMK Negeri 1 Beringin Jadi SMK Model PM dan KKA 2026, Dorong Pendidikan Vokasi Lebih Kompetitif

Berita

Toyota Innova Hitam Raib dari Rumah Warga, Remaja 19 Tahun Ditangkap Unit Resmob Polres Padangsidimpuan di Deli Serdang

Berita

THM Blue Night Masih Beroperasi di Bulan Ramadan, HMI Binjai Desak Penertiban: Jika Ditemukan Pelanggaran, Harus Ditutup!

Berita

Rekaman CCTV Jadi Kunci, Kompolnas Telusuri Kasus Remaja Tertembak Polisi di Makassar