Rakernas P2N Ke-1: Pengusaha Nahdliyin Didorong Kolaborasi dengan Pemerintah di Sektor Pangan, Energi, dan Digitalisasi

BITVonline.com - Minggu, 24 November 2024 14:07 WIB

Jakarta – Perkumpulan Pengusaha dan Profesional Nahdliyin (P2N) menyelenggarakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-1 dengan tema “Menjalin Kerjasama Investasi Pengusaha Nahdliyin dalam Pasar Global” di PIK, Jakarta Utara. Dalam acara tersebut, Ketua PBNU Choirul Sholeh Rasyid menekankan pentingnya kolaborasi antara pengusaha Nahdliyin dan pemerintah, terutama dalam mendukung program pembangunan yang difokuskan pada sektor pangan, energi, pendidikan, dan kesehatan.

Choirul menyebut bahwa pemerintah saat ini lebih mengedepankan empat sektor utama untuk mendorong kemajuan Indonesia. “Arah kebijakan pemerintah sekarang tentu berbeda dengan era sebelumnya, saat ini fokus pada empat sektor utama: pangan, pendidikan, kesehatan, dan energi,” ujarnya. Ia berharap pengusaha yang tergabung dalam P2N dapat memanfaatkan peluang besar yang ada dalam sektor-sektor ini untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, Choirul juga menyoroti pentingnya pengusaha Nahdliyin untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital. Menurutnya, digitalisasi membuka peluang besar untuk memasarkan produk Indonesia secara lebih luas, baik di pasar domestik maupun internasional. “Sekarang semua serba digital. Dengan kerja sama bersama Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), peningkatan kapasitas ini akan membantu produk-produk kita tidak hanya untuk pasar dalam negeri, tapi juga pasar luar negeri,” lanjut Choirul.

Di sisi lain, Ketua Umum P2N Alven Stony menekankan bahwa kolaborasi antara pengusaha dan pemerintah adalah kunci sukses untuk membangun ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. “Kami berharap melalui Rakernas ini, pengurus P2N di daerah dapat bekerja sama untuk memajukan usaha dan memberdayakan warga Nahdliyin di seluruh Indonesia,” ujar Alven.

Selain itu, Alven juga berharap agar P2N bisa terus berperan aktif dalam pembangunan bangsa, seiring dengan semangat kebersamaan yang tercipta dalam Rakernas pertama ini. “Kami P2N adalah komunitas pengusaha profesional Nahdliyin, dan kami diamanahkan untuk bekerja sama demi kemajuan bersama,” tambahnya.

Turut hadir dalam Rakernas ini Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria, yang juga memberikan apresiasi atas semangat kolaborasi yang ditunjukkan P2N dalam mendorong pengusaha Nahdliyin untuk bertransformasi menuju ekonomi digital. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Masyarakat Indonesia (PPMI) Abdul Kadir Karding juga turut hadir dan mendukung gerakan tersebut.

Acara tersebut juga diwarnai dengan pelantikan Pengurus Pusat P2N yang dihadiri oleh pengurus dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Papua hingga Aceh. Mereka berkomitmen untuk menyatukan visi dalam mempercepat pembangunan ekonomi di kalangan warga Nahdliyin dan mendukung agenda pemerintah.

Dengan semangat kolaborasi dan digitalisasi, P2N berharap dapat berkontribusi besar bagi kemajuan Indonesia, baik dalam sektor ekonomi lokal maupun global.

(JOHANSIRAIT)

Editor
:
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Berita

Dino Patti Djalal Ungkap SBY Tak Pernah Tergoda Perpanjang Kekuasaan Selama Dua Periode Jabatannya

Berita

Warga Lapor ke Polisi, Pengedar Sabu di Area Sekolah Padang Lawas Berhasil Ditangkap

Berita

Menaker Ingatkan Ancaman AI: Pekerja Indonesia Harus Siap Beradaptasi atau Tertinggal

Berita

Gubernur NTT Jalan Kaki 1,5 Km ke Kantor Tanpa Pengawalan dan Mobil Dinas, Ini Alasannya

Berita

Eks Sopir Hakim Khamozaro Waruwu Ngaku Curi Emas dan Bakar Rumah untuk Hilangkan Jejak

Berita

KPK Sebut Ada “Label Harga” Jabatan, Kepala Sekolah hingga Camat Diduga Jadi Sasaran Pemerasan Bupati Tulungagung