BANDUNG – Pada hari kedua masa kampanye, Anies Baswedan, calon presiden nomor urut 1, dengan tegas menyatakan komitmennya untuk melakukan reformasi tata niaga pangan. Dalam pidatonya di Pengalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Anies menggarisbawahi bahwa persoalan pangan akan menjadi fokus utama perubahan yang akan diusungnya jika terpilih.https://youtu.be/zbd6D7nxKwI
Anies tidak hanya menyampaikan janji-janji politik, namun juga terlibat secara langsung dengan para petani dan relawan pendukungnya. Dialog dengan para petani membahas berbagai masalah yang dihadapi, mulai dari ketersediaan pupuk hingga kendala akses modal dan pinjaman bagi mereka. Ini mencerminkan perhatian Anies terhadap isu-isu riil yang dihadapi oleh masyarakat petani.
Sementara itu, Anies Baswedan dan pasangannya, Muhaimin Iskandar, turut hadir dalam Kongres Pemuda Perubahan di Convention Hall Smesco, Jakarta Selatan, di hari kedua kampanye. Dalam sambutannya, Muhaimin Iskandar, atau yang akrab disapa Cak Imin, menegaskan bahwa perubahan yang diperjuangkan oleh pasangan ini tidak bisa dihambat dan tidak bisa direkayasa.
Komitmen Anies Baswedan terhadap reformasi tata niaga pangan diharapkan dapat membawa perubahan positif dalam ketahanan pangan dan kesejahteraan petani. Kongres Pemuda Perubahan menjadi momentum untuk menyatukan visi perubahan yang diusung oleh pasangan capres-cawapres nomor urut 1.
(Ayu lestari)