JAKARTA – Dalam arena politik menjelang pemilihan, kisruh dan saling tuding antara politisi dari kubu Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming dan Guntur Romli dari PDIP mencuat ke permukaan. Wakil Sekretaris TKN Prabowo Subianto-Gibran, Michael Umbas, menanggapi tudingan Guntur Romli yang menyebutkan bahwa Presiden Joko Widodo mungkin menjadi ketua tim sukses pasangan nomor urut 2 tersebut.
Umbas menepis klaim tersebut dan menegaskan bahwa Ketua TKN, Rosan Roeslani, melakukan peran profesional yang baik, bekerja keras bahkan hingga larut malam untuk memenangkan pasangan Prabowo-Gibran. Dia menilai tudingan tersebut sebagai fitnah, narasi yang konyol, dan framing yang jahat. Umbas menyoroti adanya skenario besar untuk memainkan politik dramatisasi, dengan Presiden Jokowi sebagai target utama serangan.
Dalam klarifikasinya, Umbas menyebut bahwa fitnah-fitnah terhadap Presiden Jokowi selalu gagal, bahkan meningkatkan deposit kepercayaan rakyat terhadapnya. Meskipun Jokowi telah dihujat selama hampir 10 tahun masa kepemimpinannya, dia tetap mengedepankan politik damai, persatuan, dan keberagaman. Umbas menyebut bahwa Presiden Jokowi selalu merespons kritik dengan sikap santai, tidak emosional, dan memberikan ruang bagi rakyat untuk menilai kinerja pemimpin.
Guntur Romli, sebelumnya, menunjukkan kecurigaannya terhadap ketua TKN Prabowo-Gibran, menyatakan bahwa jarang melihat Rosan Roeslani tampil di publik. Ia bahkan menyampaikan dugaan bahwa Jokowi mungkin menjadi bagian dari tim pemenangan Prabowo-Gibran. Umbas menilai pernyataan tersebut sebagai pertanda politik yang intens dan mencerminkan kompleksitas dinamika politik menjelang pemilihan.
(Ayu lestari)