Video Tak Senonoh Terputar, Deklarasi Pemilu Beradab ITB Tercoreng

BITVonline.com - Selasa, 06 Februari 2024 07:14 WIB

BANDUNG – Sekelompok guru besar dan dosen dari Institut Teknologi Bandung (ITB) menggelar deklarasi Pemilu Beradab, sebuah inisiatif untuk mendorong praktik demokrasi yang lebih bermartabat menjelang Pemilihan Umum 2024. Namun, upaya mereka untuk menyuarakan nilai-nilai etika dan kesantunan dalam proses demokrasi di Indonesia mengalami insiden yang tidak terduga.

Dalam acara deklarasi yang digelar melalui platform Zoom Meeting, para peserta dari berbagai kalangan diundang untuk berpartisipasi secara daring. Namun, momentum yang seharusnya menjadi wadah untuk menyampaikan pesan-pesan positif tersebut berubah menjadi momen yang memalukan ketika video tak senonoh tiba-tiba diputar selama acara.

Kejadian tersebut disebut-sebut sebagai sabotase terhadap upaya penyelenggaraan acara yang telah dipersiapkan dengan matang. Video tak senonoh tersebut menghebohkan peserta dan merusak seremoni yang seharusnya sarat dengan nilai-nilai moral dan integritas.

Meskipun demikian, para penggagas deklarasi, yang mayoritas adalah guru besar dan dosen ITB, tetap berkomitmen pada tujuan utama mereka. Lebih dari 100 orang pengajar dari berbagai fakultas di ITB bergabung dalam aksi ini, menegaskan sembilan poin penting untuk memastikan proses demokrasi yang lebih bermartabat dan berkualitas.

Acara tersebut seharusnya menjadi panggung bagi para pemimpin untuk menunjukkan teladan dalam menjalankan tugas publik mereka dengan integritas dan tanggung jawab. Namun, insiden ini menimbulkan keprihatinan dan menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara nilai-nilai yang dipegang teguh dan realitas yang terjadi.

Dalam konteks ini, kejadian tersebut menyoroti pentingnya kesadaran akan tanggung jawab dan integritas dalam setiap tindakan, terutama dalam upaya membangun demokrasi yang sehat dan beradab. Semua pihak diharapkan dapat mengambil pelajaran dari insiden tersebut untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya nilai-nilai etika dalam kehidupan berdemokrasi.

Sejalan dengan itu, perlu adanya tindakan yang tegas untuk mencegah terulangnya insiden serupa di masa depan, sambil tetap memperjuangkan nilai-nilai demokrasi yang sesuai dengan semangat Pancasila dan konstitusi negara.

(A/08)

Editor
:
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Berita

Prabowo Hadiri Apel Dansat TNI 2026 di Unhan, Bakal Sampaikan Taklimat Strategis ke Seluruh Jajaran TNI

Berita

Yusril Usul Ambang Batas Parlemen Pakai Jumlah Komisi DPR, Minimal 13 Kursi

Berita

Dolar AS Menguat Lagi Dekati Rp 17.400, Rupiah Kian Tertekan

Berita

BRI Cetak Laba Rp 15,5 T di Kuartal I 2026, Tumbuh Double Digit 13,7 Persen

Berita

Korupsi Proyek RS Rp 38,5 M di Nias, Kadis Kesehatan Ikut Ditahan Kejaksaan

Berita

Bahlil Klaim Indonesia Duduki Posisi Kedua Dunia Ketahanan Energi, Unggul dari China